by

Satu Hari Nanti, Film Terbaru Karya Salman Aristo!

-Movie-186 views

image

Jakarta, UrbannewsID.| Pria berdarah Minang kelahiran 13 April 1976, Salman Aristo, dikenal sebagai penulis skenario andal. Sebut saja, karya racikannya seperti Brownies, Laskar Pelangi, Ayat-Ayat Cinta, Kambing Jantan, Garuda di Dadaku, Talak 3, dan Mencari Hilal, menjadi sebuah film yang populer.

Dunia film dan literasi yang konon katanya telah memikat hatinya sejak kecil. Salman Aristo yang kini merambah menjadi seorang produser dan juga sebagai sutradara, di penghujung tahun ini, tepatnya pada tanggal 15 November 2016, bersiap memproduksi sebuah film layar lebar berjudul “Satu Hari Nanti”.

Salman Aristo yang bertindak sebagai sutradara, sekaligus penulis skenario film ini, menggandeng Adinia Wirasti (Alya), Ayusitha (Chorina), Deva Mahendra (Bima), Ringgo Agus Rachman (Din), dan aktor kawakan Donny Damara, terlibat memerankan karakter-karakter sebagai pelakon sesuai dengan yang dibutuhkan dalam cerita film.

Satu Hari Nanti, berkisah tentang sebuah pilihan dan kegelisahan anak-anak muda dalam membangun sebuah komitmen dalam lingkup cinta, keluarga dan pekerjaan. Liku-liku pertemanan dan kisah cinta yang kelam, tumbuh bersama dalam pencarian makna akan jati diri mereka.

Film yang diproduseri Dienan Silmy dan Krisna Wyana dari Rumah Film. Direncanakan proses syuting akan berlangsung selaman 20 hari dengan mengambil lokasi setting di 4 kota yang berada di Swiss, yakni Interlaken, Thun, Briendz serta sebuah gunung tertinggi di Eropa, Jungfraujoch, sebagai latar belakang dari ceritanya.

“Ini bukan film jalan-jalan. Tapi, tentang karakter-karakter yang hidup, dan tumbuh di negara tempat mereka tinggal. Bagaimana kedekatan satu sama lain, cara beradaptasi, hingga mengatasi problem yang dihadapinya,” ujar Aris, sapaan akrab sang sutradara, saat syukuran filmnya di kawasan Senopati, Jakarta, Jumat (4/11) pagi.

Seperti, Alya menjadi seorang mahasiswa Kuliner yang belajar coklat, Din yang sudah lama meninggalkan Indonesia sebagai seorang tour guide, Bima seorang musisi yang menyusul pacarnya dan akhirnya bermain musik dari Cafe ke Cafe, dan Chorina sebagai manajer hotel karena memang kuliahnya perhotelan nya disana.

Tokoh-tokoh pemeran tersebut diatas inilah sangat menarik. Mereka yang memiliki latar belakang berbeda dengan karakternya masing-masing mampu menjalin persahabatan serta mengatasi persoalan satu hari nanti, sesuai judul filmnya. Film yang rencananya akan dirilis tahun 2017 nanti, Salman pun menggelar workshop pendalaman karakter, mulai dari bahasa Jerman-Swiss, musik, hingga cara membuat coklat.|Edo

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed