Musik Bukan Lagi Sekadar Didengar: Saatnya Karya Visualmu Bicara di Indonesian Music Video Awards 2026

Urbannews | Musik di era modern telah berevolusi menjadi pengalaman multisensori—tidak hanya didengar, tetapi juga dilihat dan dirasakan. Visualisasi, ekspresi artistik, tata cahaya, hingga gerak tubuh kini menjadi bahasa penting yang memperkuat pesan sebuah lagu. Di sinilah musik video mengambil peran krusial: menjembatani karya audio menuju ruang dengar sekaligus ruang lihat para pencinta musik.

Musik video bukan lagi pelengkap, melainkan medium utama untuk memperluas makna, membangun identitas musisi, dan meninggalkan kesan yang lebih dalam pada audiens. Sebuah video yang kuat mampu mengangkat lagu menjadi karya utuh—punya daya ingat, daya sebar, dan daya hidup yang lebih panjang.

Melihat pentingnya peran visual dalam ekosistem musik saat ini, Indonesian Music Video Awards (IMVA) hadir sebagai ruang apresiasi sekaligus kurasi bagi karya-karya terbaik anak bangsa. Sepanjang tahun 2026, musik video yang dikirimkan akan dikurasi dan dinilai setiap bulan, membuka peluang berkelanjutan bagi para musisi dan video maker dari berbagai latar belakang.

Sebagai video maker senior dan inisiator Indonesian Music Video Awards, Oleg Sanchabakhtiar menyerukan ajakan terbuka:

“Jangan simpan karyamu hanya di hard drive atau timeline media sosial. Kirimkan ke Indonesian Music Video Awards. Biarkan karyamu diuji, diapresiasi, dan menemukan audiensnya. Musik video adalah pernyataan sikap, bukan sekadar gambar bergerak.”

Kini saatnya kamu melangkah lebih jauh. Kirimkan karya musik videomu ke Indonesian Music Video Awards 2026. Siapa tahu, karyamu terpilih sebagai Terbaik dari yang Terbaik—bukan hanya membawa pengakuan, tetapi juga menambah bobot artistik dan nilai karya lagumu di mata publik dan industri.

Klik atau buka tautan dibawah ini:

https://www.indonesianmusicvideoawards.com/Entry-Registration/

Ini bukan soal menang semata, tapi soal berani menunjukkan visi. Saatnya visualmu bicara. Saatnya karyamu diuji. Saatnya ikut menjadi bagian dari sejarah musik video Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *