by

Irma June, Sang Bintang Yang Hilang Kini Kembali Lagi!

-Music-548 views

image

Jakarta, UrbannewsID.| Bagi seorang musisi maupun penyanyi, tidak mengenal istilah kata pensiun. Semasih hayat ada dikandung badan, maka teruslah bermusik dan bernyanyi, konon begitu katanya!. Apalagi, ketika seni sudah mengalir darah darah, bersemayam di dalam dada serta merasuk jiwa, pantang untuk mundur. Kalau pun berhenti cuma rehat sejenak melepas penat, kemudian saatnya akan bangkit lagi dengan penuh semangat.

Hal tersebut diatas, seperti yang dialami oleh penyanyi yang populer era akhir 1980an hingga 1990-an bernama lengkap Irma Ivonne June Kairupan, atau akrab disapa Irma June. Wanita kelahiran 30 April 1973 di Jakarta yang kini menjadi seorang ibu dari Gloria Benedict Lengkey berusia 13 tahun serta Martin Joshua Lengkey, Jr. berusia 12 tahun, pernah meroket namanya dipanggung musik tanah air lewat album LCLR – Dasa Tembang Tercantik Prambors saat membawakan tembang ‘Pesta Dansa’ bareng Dyah Kutut dan ‘Asa’.

Karier bernyanyinya pun terus melaju. Irma menambah deretan catatan musiknya atau discography, lewat lagu-lagu hits seperti ‘Bila’, ‘Maaf’, ‘Takkan Berubah’, hingga album kompilasi hitsnya ‘The Best of Irma June’. Belum lagi, keterlibatan Irma membawakan lagu ‘Kristal Kristal Cinta’ bersama Hedi Yunus untuk soundtrack film berjudul sama. Lagu ‘Alkisah Cinta’ untuk soundtrack Catatan Si Boy 2, serta ‘Satu Rasa’ berduet dengan Orbar Amputra di film Catatan Si Emon. Termasuk pula, Ikut album Voice of Asia menyanyikan lagu ‘Datanglah’.

Setelah itu, Irma June menghilang dari hiruk pikuk panggung hiburan tanah air. Irma memang pernah menyatakan quit dari dunia showbiz di sekitar 1998. Ia merasa lelah dan seperti menjauh dari Tuhan, sehingga menurut Irma waktunya untuk introspeksi. Maka, dia pun memutuskan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Dan, memilih menjadi penyanyi gospel yang konsentrasi ke lagu atau musik puji-pujian kepada Tuhan. Jadi dunia nyanyi masih tetap dilakoninya, walau berbeda panggung.

Tak terasa nyaris 18 tahun sudah Irma menjauh dari hingar-bingar dunia musik hiburan. Rasa rindu untuk kembali pulang ke habitat yang membesarkan namanya, acap kali dia rasakan. Belum lagi, menurut Irma masih ada keinginan atau cita-cita masih menggantung yang membuat dirinya terus memberontak untuk menyelesaikan. Layaknya sebuah puzzle, masih ada ruang-ruang kosong yang belum terisi. Dan, Irma ingin segera menyelesaikan dan menyempurnakan menjadi utuh.

“Terus terang, saat menyaksikan teman seangkatan seperti Anggun ada di televisi dan tetap eksis. Kadang ada rasa rasa iri, dan juga dorongan dalam diri untuk kembali bernyanyi. Walau suami saya, Martin Luther Yosua Lengkey tidak pernah sekali pun melarang saya untuk kembali bernyanyi, entah kenapa saya masih belum yakin dan percaya diri untuk kembali berada di blantika musik Indonesia,” tutur Irma, saat bincang santai di sebuah Cafe yang berada dikawasan Sudirman, Jakarta, Rabu (16/11) sore.

Kadang keinginan yang kuat bisa jadi kenyataan. Datangnya pun, tidak bisa diterka apalagi diduga-duga. Irma dan Roedyanto Warsito, bassis grup Emerald-Bex yang sudah berkawan lama, dan bahkan beberapa kali pernah bekerjasama ini. Tanpa sengaja saat reunian tercetus keinginan membuat project untuk menggarap lagu, walau akhirnya baru 2 bulan kemudian baru dibuat. Lagu berjudul “it’s me” yang liriknya ditulis oleh Irma sendiri, dan melodi serta aransemen di garap Roedyanto, 2 minggu setelah ketemu kembali langsung masuk dapur rekaman. Single “it’s me” yang musiknya riang gembira ini, digarap dengan nuansa classic disco 80-an.

Menurut Irma, isi lagu ini merefleksikan dirinya. Menceritakan mengenai perjuangan dalam mengejar impian dan harapannya yang belum tercapai. Lagu yang sudah dibuat video sampel dengan melibatkan orang-orang terdekatnya, antara lain adalah anak-anaknya sendiri. Irma berharap lagu ini bisa menginspirasi banyak orang untuk tidak takut dan ragu mengejar impian mereka, tanpa peduli berapa pun usia mereka. Pesan inilah yang ingin disampaikan oleh Irma lewat lagu ini.

Irma yang berniat serius menyiapkan diri dengan sebaik-baiknya untuk memulai kembali dari titik awal menekuni karir menyanyi profesionalnya lewat single ‘it’s me’. Tiba-tiba jalan terang terbuka lebar bagi Irma untuk berjalan meraih impiannya. Sebuah tawaran yang sangat mengejutkan dirinya, ketika seorang produser dari Amerika menawarinya untuk rekaman. Rupanya, mereka tertarik saat saya bernyanyi dalam sebuah acara gathering, dan juga melihat beberapa video dirinya yang dikirim oleh suaminya secara diam-diam.

“Mereka dari Global Media Group yang menangani banyak artis termasuk artis film seperti Whitney Houston, Lionel Richie dan Emma Watson. Saya diminta bagaimana kalau kita kerjasama. Bahkan, saat saya diminta jadi penggantinya whitney houston, perasaan jadi nggak karuan dan nggak nyangka sampai segitunya. Semua campur aduk antara nggak percaya dan senang bukan kepalang. Setelah dihubungi mereka lewat skype, kalau ada videonya pasti kelihatan konyol karena saya langsung berjingkrak-jingkrak,” jelas Irma, sambil tertawa.

Tapi, suami Irma bilang jangan tandatangani apapun dengan mereka sebelum ketemu langsung dengan mereka. Kalau semuanya sudah oke semuanya baru sign kontrak. “Tapi secara officialy, foto saya sudah di announce di sosial media mereka. Bahkan ketika mereka minta lagu, saya kirim lagu ciptaan saya sendiri berjudul “Do Your Best”. Beruntung sekali, mereka menyatakan oke setelah mendengarkan lagu saya. Inilah hebatnya produser disana, mereka tidak main-main mempersiapkan sebuah lagu untuk direkam. Lewat massanger call salama 5 jam, saya mendapat coaching hanya untuk satu lagu ini,” papar Irma.

Irma dan sang suami rencananya akan berangkat ke Amerika tanggal 11 Desember mendatang, untuk meeting bersama mereka. Kalau berjalan lancar nanti disana, Irma akan masuk dapur rekaman di studio DR Record. Lagu “Do Your Best” yang diciptakan Irma 12 tahun lalu ini, mereka akan langsung mendirect, termasuk mempersiapkan player serta aransemen lagu. Irma penyanyi pop ballad yang sempat frustrasi karena suaranya sempat rusak alias sember pada tahun 2005, saat ia gandrung menyanyikan rock alternatif. Ia akan total dan serius kembali kedunia musik!

“Inilah awalnya yang membuat saya serius untuk nyanyi kembali. Saya harus pastikan jika saya kembali, saya tidak boleh sama seperti dulu, saya harus lebih baik dari yang dulu. Kalau nggak mendingan nggak sama sekali. Ini benar-benar impian saya. Saya akan serius dan akan fokus, dan saya akan mulai prosesnya. Saya siap mulai dari zero lagi, saya siap jadi penyanyi baru lagi. Saya siap jadi bukan siapa-siapa, saya siap nggak membawa apa yang telah saya dapat di sini. Di sana no body knows me.” ujar Irma.

Sedangkan, single It’s Me yang dirilis di Indoensia bukan saja menjadi jembatan sebelum Irma berangkat ke Amerika. Tapi, dia luncurkan buat para sahabat dan fans setianya yang ternyata masih ada walau ia vakum selama 18 tahun. Kesempatan tidak akan datang dua kali. Maka raihlah dan dekaplah erat-erat, karena kita tidak tahu kapan kesempatan itu datang lagi. Jika seni panggilan nurani, tidak ada kata terlambat untuk memulainya kembali. Sukses buat Irma June, dan terus bernyanyilah!.|Edo (Foto Dudut SP)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed