FESMI Malih Rupa Bersama Semangat Muda

Music377 Dilihat

Urbannews | Dalam kalangan pekerja, serikat bukanlah hal yang asing. Biasanya, serikat merupakan perkumpulan atau organisasi antar pekerja yang memiliki kesamaan. Pendirian serikat biasanya dimaksudkan untuk melindungi atau memperbaiki status ekonomi atau sosial para anggotanya.

Berangkat dari hal tersebut diatas, muncul pertanyaan, perlukah musisi berserikat? Rasanya kok sama, sebagai sebuah bidang, dunia musik tentunya tak lepas dari segala permasalahan, sebut saja mulai dari royalti, ketidakjelasan kontrak, pembatalan konser tiba-tiba, ketidakadaan besaran honorarium minimum, hingga proteksi diri juga jaminan kesehatan, keselamatan dan hari tua.

Karena dirasa perlu dan penting. Maka lahirlah Federasi Serikat Musisi Indonesia (FESMI) yang sudah berjalan, dan masuk dua priode kepemimpinan, dari Candra Darusman (2020-2023) ke Yovie Widianto (2023-2026). FESMI yang kini di nahkodai Yovie Widianto, mengumumkan kepengurusan barunya di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta (16/1/2023).

Menariknya, periode kali ini selain nama-nama musisi senior seperti Ikang Fauzi, Melly Goeslaw, dan Once, sederet nama musisi muda seperti Ivan Alidiyan, Regina Poetiray, Anggi Marito, dan Putri Siahaan juga masuk dalam daftar kepengurusan. Lalu ada Febrian Nindyo Purbowiseso, Nino Kayam, Widi Puradiredja, Cholil Mahmud, Endah Widiastuti, Brian Kresnoputro, dan masih banyak lagi.

Yovie dalam sambutannya mengatakan di masa kepemimpinannya berharap FESMI mampu menjadi organisasi bermutu yang relevan, berperan, dan mampu menjawab tantangan musisi dan industri musik di masa depan.

“Kami ingin meneruskan segala manfaat keanggotaan organisasi yang sudah terbangun agar dapat sustain. Mempererat hubungan dengan musisi di pusat dan daerah untuk tujuan mengenalkan pentingnya berorganisasi demi keberlanjutan profesi, baik melalui digital dan juga komunikasi langsung yang berdampak dan efektif,” ungkap Yovie.

Saatnya Berdaya

Dalam kurun waktu 3 tahun terakhir, FESMI era kepemimpinan Candra Darusman telah melakukan upaya-upaya untuk memberdayakan fungsi organisasi dan bersinergi dengan berbagai stakeholder untuk memberi manfaat kepada musisi dan memberi solusi untuk tantangan yg ada di industri. Diantaranya, membangun sistem yang memungkinkan perlindungan kecelakaan kerja, jaminan kematian, dan jaminan hari tua bagi anggota dikerjasamakan dengan BPJS Jamsostek dalam mewujudkan perlindungan diatas, juga dalam mensosialisasikannya melalui dialog #DISPERSI.

FESMI juga telah membentuk Tim Hukum dalam upaya pemberian konsultasi upaya kerja sama dengan organisasi lawyer LBH menyediakan dan memfasilitasi dialog terkait, merencanakan, dan menyediakan template kontrak kerja yang dapat dijadikan acuan. Membuat kesepakatan MOU dengan Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) untuk memperkuat layanan bantuan hukum kepada anggota. Membangun kesepakatan kolektif tentang aktivitas cover mengcover.

Hingga memperjuangkan pengelolaan performing rights yang sesuai aturan Undang-undang dengan dorongan konstruktif kepada LMKN, dan masih banyak lagi.

“Tentu tidak mudah bagi FESMI, sebuah organisasi yang dijalankan oleh musisi aktif untuk bisa bekerja agar mencapai cita-cita organisasi. Untuk itu FESMI juga mengajak semua musisi musisi, mulai dari yang kawakan hingga musisi pemula, juga antara musisi ibukota dengan musisi daerah untuk dapat membuat berbagai macam bentuk kegiatan-kegiatan tukar ilmu dan pemberdayaan agar memperkecil ketimpangan informasi. Sehingga musisi bisa lebih paham, berdaya, dan sejahtera,” pungkas Yovie.

Berikut Susunan Pengurus FESMI 2023-2026

Ketua Umum: Yovie Widianto

Wakil Ketua Umum 1: Ikang Fawzi (supervisi organisasi, kerja sama, dan pelayanan)

Wakil Ketua Umum 2: Melly Goeslaw (supervisi administrasi, keuangan, dan pendanaan)

Wakil Ketua Umum 3: Widi Puradiredja (supervisi komunikasi dan penjangkauan)

Wakil Ketua Umum 4: Nino Kayam (supervisi pelatihan dan pemberdayaan)

Dewan Pembina: Candra Darusman, Triawan Munaf, Prof. Ahmad Ramli

Sekretaris Jenderal: Febrian Nindyo Purbowiseso

Sekretaris organisasi: Novi Roeslan

Direktur Pelayanan: Djati Rekso Wibowo

Direktur Keuangan & Pendanaan: Menuk Hentiasanti

Direktur Hukum: Panji Prasetyo

Divisi Hukum: Kadri Mohamad, Once Mekel, Riyo Hanggoro, Diana Silfiani, Marcell Siahaan, Prayudhi Setiadharma, Adira Kania

Direktur Komunikasi: Dzulfikri Putra Malawi

Divisi Komunikasi: Ivan Alidiyan, Regina Poetiray, Anggi Marito

Direktur Platform Digital: Bayu Randu

Divisi Platform Digital: Pandan P. Purwacandra

Direktur Riset & Pengembangan: Cholil Mahmud

Divisi Riset & Pengembangan: Ramadhan Handyanto

Direktur Pelatihan & Pemberdayaan: Endah Widiastuti

Divisi Pelatihan & Pemberdayaan: Putri Siahaan, Brian Kresnoputro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

75 komentar

  1. Along with the whole thing which appears to be developing throughout this subject matter, many of your points of view tend to be relatively exciting. On the other hand, I beg your pardon, but I can not give credence to your entire idea, all be it exciting none the less. It looks to everyone that your commentary are not entirely justified and in reality you are generally yourself not completely certain of the assertion. In any event I did take pleasure in examining it.