DeadSquad Merambah Bisnis Vape Yang Semakin Naik Daun di Kalangan Kaum Muda

Music703 Dilihat

Urbannews | Beberapa tahun belakangan ini vape atau rokok elektrik sudah menjadi tren baru, sebagai pengganti rokok bagi anak muda. Laju jumlah pengguna vape makin tahun kian banyak, sehingga bisnis vape menjadi salah satu pilihan usaha yang terbilang menjanjikan.

Tren vape semakin menjamur di berbagai wilayah di tanah air, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, dan kota lainnya. Banyak para perokok juga yang beralih mengunakan vape, sebab dirasa lebih aman dan memiliki rasa yang sangat beragam.

Bisnis vape, saat ini memang semakin naik daun dan mulai merambah ke banyak kalangan. Dengan demikian, tak ayal banyak publik figure juga musisi mencoba bisnis tersebut. Jika sebelumnya Slank yang bermain, kini band death metal asal Jakarta, DeadSquad, turut juga ambil bagian merambah ke dunia bisnis vape.

Penanda diluncurkan liquid terbaru hasil kolaborasi Deadsquad dengan dua perusahaan rokok elektrik ternama Vapezoo dan Tigac. Deadsquad, tampil gahar malam itu, Senin (29/8/2022) di atas panggung dengan teknologi pencahayaan dan visual. Deadsquad membawakan 13 lagu andalannya, dan puncak penampilannya ada di lagu Enigmatic Pandemonium, yang menjadi tema konser tersebut.

Enigmatic Pandemonium adalah karya terbaru juga pertama DeadSquad dengan Vicky Mono. Penamaan varian liquid perdana Deadsquad dengan nama Enigmatic Pandemonium tersebut berasal dari usul Djundi Karjadi, salah satu owner Vapezoo yang dinilai kelima personel Deadsquad sebagai nama yang tepat.

“Malam ini adalah malam spesial. Kita telah meluncurkan karya kolaborasi antara Vapezoo dan Tigac,” kata Vicky Mono, vokalis Deadsquad di atas panggung.

Eksis sebagai band cadas sejak 2006, ada alasan sendiri mengapa kini Deadsquad tertarik terjun ke dunia vape. Ternyata itu karena tekad mereka yang ingin berhenti merokok. “Sebelum kolaborasi Deadsquad x Hexohm, kami mulai mengurangi rokok. Bahkan ada beberapa diantara kami yang berhasil berhenti merokok sampai sekarang karena vaping,” ungkap Jeff Adriano, manager Deadsquad.

Sebelumnya, Deadsquad mengaku kerap didekati beberapa perusahaan vape untuk berkolaborasi. “Namun kami memilih Vapezoo karena sudah melakukan kolaborasi dengan Hexohm tahun 2017. Apalagi Vapezoo punya komunitas yang kuat, dan Tigac sebelumnya sukses dengan kolaborasi bersama Slank,” kata Jeff Adriano lagi.

“Hal-hal tersebut meningkatkan kepercayaan Deadsquad untuk berkolaborasi dengan Vapezoo dan Tigac,” tambah Jeff.

Di liquid Enigmatic Pandemonium ini,  Deadsquad memperkenalkan flavour cream cookies with vanilla crumble dengan varian nikotin 3mg dan 6mg.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *