by

Anna Mariana Diminta Angkat Tenun Betawi Mendunia

-Figure-167 views

image

Jakarta, UrbannewsID.| Anna Mariana yang memiliki gagasan menciptakan dan mengembangkan kain tenun dan songket khas Betawi yang akan menjadi ciri khas atau ikon yang melekat bagi Kota Jakarta, bak gayung bersambut. Niat Anna yang didukung penuh Badan Musyawarah Masyarakat (Bamus) Betawi belum lama ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akhirnya resmi menetapkan dan meluncurkan delapan ikon Budaya Betawi, yakni Ondel-Ondel, Kembang Kelapa, Ornamen Gigi Balang, Baju Sadariah, Kebaya Kerancang, Batik Betawi, Kerak Telor dan Bir Pletok.

Peresmian delapan ikon Betawi yang digelar Minggu (5/2) lalu di Balai Kota DKI Jakarta. Sebagai tindak lanjut peraturan daerah (Perda) No 4 Tahun 2015 tentang Pelestarian Budaya Betawi, dan sudah diatur teknisnya dalam Peraturan Gubernur (Pergub) No 229 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Pelestarian Kebudayaan Betawi. Sonny Sumarsono, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta mengatakan, penetapan delapan ikon Betawi ini penting untuk menumbuh-kembangkan budaya Betawi sebagai budaya asli DKI Jakarta.

Sony Sumarsono juga menambahkan,”Kita ingin Jakarta dibangun dengan semangat Betawi sebagai pondasi melangkah. Setelah lahirnya peraturan gubenur tersebut, akan dikeluarkan instruksi dan surat edaran agar ikon Betawi tersebut bisa mewarnai seluruh bangunan di Jakarta. Nantinya semua gedung pemerintahan, gedung sekolah dan lainnya akan dihiasi dengan ornamen khas betawi. Bahkan, seluruh pegawai di DKI Jakarta akan diwajibkan memakai batik Betawi,” ujarnya.

image

Anna Mariana yang sudah 33 tahun berkarya untuk perkembangan kain tenun dan songket di nusantara. Merasa terharu sekaligus bangga dengan dikukuhkannnya ikon-ikon Betawi tersebut, di mana salah satu ikon merupakan bagian dari karyanya. Menurut Anna, Tenun Motif Betawi yang sudah didaftarkan dan memiliki hak paten ini, sedang dipersiapkan pula untuk dikenakan oleh pasangan Abang dan None pada sebuah acara yang digagas Pemda DKI pada 9 Februari mendatang.

Ada 5 pasang Abnon yang akan mengenakan motif tenun Betawi karya Anna Mariana untuk pertama kali. Nantinya, para none akan mengenakan kain, sementara untuk Abang saya buatkan seperti baju koko dengan sentuhan motif tenun pada pundak dan tangan. “Misi saya memang turut serta mengembangkan budaya kita, khususnya Betawi. Bukan itu saja, saya juga ikut serta membantu mengembangkan desain motif tenun Betawi, produksi pemasaran, termasuk juga pembinaan dalam mendapatkan penenun di wilayah Jakarta,” ungkap Anna yang ikut hadir dalam peresmian Icon Betawi dengan mengenakan kain Tenun Bermotif Betawi.

Sonny dalam pidatonya mengharapkan, agar karya-karya Anna Mariana di masa depan bisa lebih banyak dan luas lagi. Bisa pula membantu mempromosikan kain tenun Betawi, dan memperkenalkan ciri khas DKI Jakarta ke manca daerah dan dunia agar Jakarta bisa menjadi kota Mode. Anna Mariana yang sudah lama memikirkan dan berjuang melahirkan penenun muda. Melalui kegiatan pencarian dan minat di sebelas pesantren di Bali, di mana ada anak-anak yang sudah tamat baca Al-Quran berusia 17 tahun, diharapkan bisa mandiri. Menurut Anna, mereka inilah yang akan di didik untuk belajar menenun! “Regenerasi itu mutlak dilakukan secara berkesinambungan,” tegas Anna.|Edo (Foto Istimewa)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed