Urbannews | PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) kembali menegaskan posisinya sebagai pelopor jaringan generasi kelima di Indonesia dengan meluncurkan XL Ultra 5G+, layanan 5G blanket pertama yang menghadirkan konektivitas ultra cepat dan merata di 33 kota/kabupaten di Tanah Air.
Peluncuran XL Ultra 5G+ dilakukan secara serentak di sejumlah wilayah strategis, antara lain Jakarta, Blora, Demak, Grobogan, Jepara, Kudus, Tuban, Binjai, Bantul, Banjarmasin, Deli Serdang, Medan, Boyolali, Karanganyar, Depok, dan Tangerang Selatan. Peresmian pusat digelar bersamaan di Jakarta dan Surabaya, Jumat (30/1).
Presiden Direktur & CEO XLSMART, Rajeev Sethi, menyatakan bahwa awal 2026 menjadi momentum penting bagi perusahaan dalam menghadirkan jaringan 5G yang benar-benar merata.
“XL Ultra 5G+ kami hadirkan dengan konsep blanket coverage, sehingga seluruh area kota dan kabupaten yang terjangkau dapat menikmati layanan 5G secara penuh. XLSMART menjadi penyedia jaringan pertama yang menghadirkan 5G merata di semua area yang tercakup,” ujar Rajeev.
Sebelumnya, layanan serupa telah lebih dulu hadir di 13 kota/kabupaten, termasuk Denpasar dan Badung (Bali), Semarang, dan Makassar pada akhir Desember 2025.
Kecepatan hingga 500 Mbps, Tercepat di Indonesia
XL Ultra 5G+ dirancang untuk menghadirkan kecepatan hingga 500 Mbps, kapasitas jaringan yang lebih besar, serta latensi sangat rendah. Berkat performa tersebut, jaringan ini dinobatkan sebagai The Fastest 5G Network in Indonesia 2H 2025 berdasarkan verifikasi Ookla.
Direktur & Chief Technology Officer XLSMART, Shurish Subbramaniam, menjelaskan bahwa jaringan 5G XLSMART dibangun menggunakan dedicated spectrum guna menjaga kualitas dan stabilitas koneksi.
“Ke depan, kami akan terus memperluas cakupan 5G dan meningkatkan kualitas jaringan seiring kesiapan perangkat, regulasi, dan kebutuhan pelanggan,” kata Shurish.
Tak hanya menyasar pelanggan ritel XL, AXIS, dan SMARTFREN, jaringan 5G XLSMART juga dipersiapkan untuk mendukung sektor industri dan enterprise, mulai dari smart city, otomasi industri, hingga penguatan ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif. Pengembangan jaringan ini didukung oleh mitra teknologi global seperti Huawei dan ZTE.
Tanpa Ganti SIM, Paket Fleksibel
Layanan XL Ultra 5G+ dapat dinikmati tanpa perlu mengganti kartu SIM, selama perangkat pelanggan sudah mendukung teknologi 5G. Pelanggan juga tetap dapat terhubung ke jaringan 5G tanpa membeli paket khusus.
Namun, untuk merasakan pengalaman maksimal, pelanggan XL Prabayar dapat membeli paket XL Ultra 5G+ melalui aplikasi myXL dengan pilihan kuota 150 GB hingga 500 GB, kecepatan hingga 500 Mbps, gratis roaming di 9 negara, serta akses Vidio Platinum dan Disney+.
Sementara itu, pelanggan XL PRIORITAS dapat menikmati layanan Ultra 5G+ unlimited dengan tarif Rp200.000 per bulan.
Portal 5G dan Konser XL Ultraverse Festival
Sebagai bagian dari rangkaian peluncuran, XL juga menghadirkan portal 5G di sejumlah kota. Fasilitas ini memungkinkan masyarakat merasakan langsung keunggulan 5G melalui pengalaman interaktif seperti koneksi real-time lintas kota, gim berbasis 5G, hingga konten hiburan berlatensi rendah.
Tak hanya itu, XL menyelenggarakan XL Ultraverse Festival, konser lintas kota yang digelar serentak pada 31 Januari 2026 di Jakarta, Surabaya, dan Bali.
Direktur & Chief Commercial Officer XLSMART, David Arcelus Oses, menyebut konser ini sebagai wujud nyata pemanfaatan teknologi 5G dalam kehidupan sehari-hari.
“XL Ultraverse Festival menunjukkan bagaimana 5G memungkinkan interaksi lintas kota secara real-time dengan koneksi yang stabil dan tanpa jeda,” ujarnya.
Konser ini akan menghadirkan deretan musisi papan atas, antara lain Gigi, Kahitna, Afgan, Bernadya, D’Masiv, Maliq & D’Essentials di Jakarta; Iwan Fals, Project Pop, Rossa, Rony Parulian, Kotak, dan RAN di Surabaya; serta Afrojack di Bali.
Jaringan Nasional yang Terus Diperkuat
Saat ini, jaringan XLSMART diperkuat oleh lebih dari 209 ribu BTS, mayoritas BTS 4G serta sejumlah BTS 5G, didukung jaringan tulang punggung fiber optik yang membentang di berbagai wilayah Indonesia dan melayani lebih dari 79,6 juta pelanggan.




