by

Tribute to Koes Plus di HRC, Semoga Bukan Yang Terakhir!

-Music-288 views

image

Jakarta, UrbannewsID. | Panggung Musikamu yang digagas Indonesia Kita (I-Ki) bersama Hard Rock Cafe Jakarta dalam gelaran “I Like Monday”, Senin (31/10) malam, memasuki sesi kelima dari rangkaian pentas musik sebagai bentuk apresiasi terhadap karya-karya para musisi Indonesia yang melegenda.

Kali ini, Indonesia Kita (I-Ki) menghadirkan serangkaian lagu-lagu hits karya musisi legendaris yang terkenal sebagai pelopor musik pop dan rock ‘n roll di Indonesia pada era 1970-an, yakni “Koes Plus”. Grup musik yang terbentuk sebagai kelanjutan dari grup musik Koes Bersaudara ini, tidak kurang menghasilkan ribuan lagu dan ratusan album.

image

Koes Plus yang dimotori Tonny Koeswoyo (Lead Guitar, Keyboard, Vocal), Yon Koeswoyo (Rhythm Guitar, Vocal), Yok Koeswoyo (Bass Guitar, Vocal), dan Murry (Drumm, Vocal), karya-karya lagunya tidak lekang oleh jaman. Kesederhanaan notasi dan lirik yang disampaikan, selalu melekat dalam ingatan hingga saat ini. Melegenda dan pastinya sangat fenomenal.

Acara bertajuk “Tribute to Koes Plus” yang dihelat Indonesia Kita (I-Ki) di Hard Rock Cafe Jakarta, bukan saja berbagai keceriaan dalam alunan musik asyik, tapi sekaligus membuka memori dan mengingatkan kembali kepada para penonton yang hadir malam itu bahwa Indonesia memiliki musisi hebat sekaliber Koes Plus dengan segudang karya-karya abadinya.

image

Musisi yang tergabung di I-Ki, yakni Tommy Exentrix, Fierza, Boym ‘Seurieus’, Amiroez, Well Willy, Riffi Putri, Lady Avisha, Yevie Nabela, Emmy Tobing, Irang Arkad, sampai dedengkot I-Ki Renny Djajoesman, Sylvia Saartje dan Jelly Tobing, serta David Yon Koeswoyo, Sari Yok Koeswoyo dan Damon Tonny Koeswoyo, menghentak menghentak Hard Rock Cafe Jakarta yang membawa para tamu ikut berdendang dan bergoyang.

Tribute to Koes Plus yang dihadir pula Ediwan Prabowo selaku Ketua Dewan Pembina I-Ki. Tidak kurang 14 tembang hits dibawakan oleh masing-masing pelantun, mulai dari Buat Apa Susah, Bunga Di Tepi Jalan, Hidup Yang Sepi, Kembali Ke Jakarta, Andaikan Kau Datang, Kolam Susu, Mari Berjoget, Manis dan Sayang, Terlambat, Tak Usah Kau Sesali, Jemu, Kala Kala, Pelangi, hingga Bis Sekolah.

image

Panggung Musikamu “Tribute to Koes Plus” gagasan Indonesia Kita (I-Ki) di Hard Roc Cafe ini, konon katanya menjadi sesi terakhir perhelatannya. Penyelenggaraannya praktis dari kocek I-Ki sendiri dan mengandalkan pembagian dengan HRC dari penjualan tiket serta jajan para penonton, patut disayangkan. Renny berharap dengan kehadiran boss dari salah satu merek kopi terkenal, bisa memberi energi untuk terus berlanjut.

Kehadiran sponsor yang ikut terlibat dan peduli dengan musik anak negeri, memang sangat penting. Musikamu akan terus mengapresiasi dan memutar karya-karya abadi dari para maestro musik tanah air. Sebut saja, karya Ismail Marzuki sang maestro, artis serba bisa Bing Slamet dan Benyamin S, Farid Hardja, January Christy yang belum lama ini berpulang, hingga karya Erros Djarot atau Guruh Soekarno Putra. Semoga!|Edo (Foto Dudut SP)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed