by

“Tribute to Iwan Fals” di Hard Rock Cafe Jakarta, Pecah!

-Music-112 views

image

Jakarta, UrbannewsID. | Begitu menginjakkan kaki di pintu masuk Hard Rock Cafe Jakarta, Senin (17/10) malam, atmosphere-nya terasa sangat istimewa dan beda. Susunan bangku yang berderet di teras depan kiri-kanan dipenuhi wajah-wajah familiar yang kerap mengisi panggung musik tanah air. Ada Sylvia Saartje, Renny Djajusman, Sys Ns, Kadri Mohamad, Emil SoG, Aryo Wahab, Ermi Kulit, dan seabrek musisi lainnya.

Dari poster yang teronggok di pojok pintu masuk, terlihat jelas suguhan pentas musik yang digagas Indonesia Kita (I-Ki) bersama Hard Rock Cafe Jakarta bertajuk “I Like Monday” akan menghadirkan serangkaian lagu-lagu hits karya musisi legend, Iwan Fals. Lewat panggung “Musikamu”, I-Ki ingin menggelar tradisi memberi penghormatan dan apresiasi kepada para musisi, baik yang masih hidup atau sudah berpulang, atas karya dan sumbangsihnya di industri musik.

image

Setelah sebelumnya, sebuah tribut untuk Gombloh, Titiek Puspa, dan Slank. Kali ini, I-Ki bersama seluruh artis menggelar “Tribute to Iwan Fals”. “Gelaran ini sudah masuk untuk keempat kalinya. Sekali lagi, ini sebagai bentuk apresiasi teman-teman di I-Ki terhadap karya-karya para musisi Indonesia yang melegenda. Seperti malam ini, karya hitsnya Iwan Fals, dan tentunya meminta izin terlebih dahulu untuk dibawakan,” jelas Renny Djajusman dedengkot I-Ki, saat dijumpai.

Tepat pukul 21.00 WIB, mereka yang berada di teras HRC bergeser ke dalam menempati bangku-bangku yang disiap untuk bergabung dengan penonton lainnya. Panggung kecil dengan instrumen full band yang penuh sesak, lighting cukup lumayan, serta sound system yang siapkan mas Donny Hardono dengan tim DSS sangat mumpuni. Nampak pula, Rama Moektio (drumm), Estu Pradhana (keyboard), Yoel Vai (gitar), Ambang Christ (gitar), dan Pallo (bass), bersiap-siap.

image

Setelah Bens Leo dan Riffi Putri yang didampuk menjadi MC, berucap salam dan memperkenalkan line-up artis yang akan membawakan karya Iwan Fals. Boys Seurieus sebagai penampil pertama malam itu langsung menghentak lewat lagu “Umar Bakri”, sontak disambut teriakan penonton yang ikut juga berdendang. Suasana HRC pun tambah panas, setelah Well Willy membawakan tembang “Kumenanti Seorang Kekasih”, Irang Arkad dengan “Pesawat Tempur”, Riffi Putri lagu “Ibu” dan Buluks Superglad lewat lagu “Jangan Tutup Dirimu” sedikit mendinginkan suasana.

image

Tapi setelah itu, suasana HRC bergemuruh kembali seakan sosok Iwan Fals hadir berada diantara mereka. Beery St.Loco membawakan lagu Tikus Tikus Kotor dengan gaya funk, Mel Shandy si Lady Rocker dengan lagu “Air Mata Api”, Bangkit Sanjaya si Rocker Lawas yang masih terlihat enerjik dengan lagu “Bung Hatta”, Willy Sket lagu “Mata Dewa”, Lady Rocker yang masih tetap prima Sylvia Saartje lewat tembang “Denting Piano”, dan ditutup dengan apik oleh Renny Djajusman dengan lagu “Bongkar” serta “Bento” oleh seluruh artis sebagai pemuncak.

Tribut to Iwan Fals persembahan I-Ki di I Like Monday malam itu, sekitar 12 karya lagu Iwan dibawakan. Para musisi yang mengiringi penampilan penyanyi pun secara bergantian, untuk memberi enerji musik yang mereka mainkan. Ada Krisna Prameswara pada keyboard, Anwar Powerslave di gitar, Rival Man Himran di drumm, dan John Arief dengan kendang Sundanya. Ya! Malam itu menjadi Senin malam yang menyenangkan dan akan terus diingat oleh para penonton yang hadir, bukan saja sekedar mendengarkan dentingan dawai dari setiap lagu yang dimainkan, tapi sekaligus menikmati suasana keakraban dan kekeluargaan.

image

Menurut Renny Djajusman, ia bersama teman-teman I-Ki bersiap-siap kembali menggelar i Like Monday berikutnya. Rencananya, episode mendatang I-Ki akan mengapresiasi musisi legendaris yang telah menorehkan ribuan karya fenomenal dan tercatat dalam sejarah musik Indonesia, yakni Koes Plus. “Ini akan menjadi penghormatan besar sekaligus kebanggaan bagi para musisi yang tergabung di I-Ki, bisa membawakan lagu-lagu abadi karya maestro musik Indonesia. Kami akan coba bawakan sesuai dengan jiwa kami, dan tentunya tanpa mengurangi rasa hormat pada pemilik karya orisinalitasnya,” papar Renny.

Renny Djajusman juga menambahkan, acara ini semata-mata sebagai bentuk penghormatan kepada para musisi Indonesia yang menginspirasi banyak orang dengan karya-karya emas dan ever green. Selain itu, acara ini untuk mempererat tali silaturahmi antar para musisi, sekaligus bisa menjadi ajang para artis untuk terus melatih diri dan mengasah ketrampilan bermusiknya. Tapi disisi lain Renny juga terus berharap, acara ini bisa terus berlanjut. Pasalnya, sampai gelaran Tribute keempat tadi malam, praktis dari kocek I-Ki dan mengandalkan penjualan tiket kerjasama dengan HRC. Ya! Semoga ada sponsor yang ikut terlibat dan peduli dengan musik anak negeri!|Edo (Foto Dudut SP)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed