by

Tompi Cerita Tentang Single Romansa dan Foto Chinese Ink!

-Music-42 views

image

Jakarta, UrbannewsID.| Tompi membuka cerita, bahwa hari ini, Rabu (2/11) di Oktagon, ada dua hal penting dalam hidupnya yaitu launching Album Romansa dengan single “Sandiwara”, sekaligus pameran foto analog potrait yang berjudul “Chinese Ink”. Menurutnya, kehadiran album Romansa yang sebenarnya rampung sudah setengah tahun lalu ini, menunggu momen yang pas dan tepat denga pameran foto kali ini.

“Memang cukup lama nunggu 1,5 tahun, tapi saya pengen ada yang lain dan beda saat launching. Dari sisi konten, ada sesuatu pesan yang ingin saya sampaikan. Termasuk, kehadiran Dian Sastro yang ikut menyumbangkan suaranya lewat duet di lagu Bawa Daku. Walau pendekatannya cukup lama karena masalah waktu, dan proses rekaman hanya butuh satu setengah jam saja. Bagi saya, paling tidak ini menunjukan sesuatu yang beda dan spesial,” ujar Tompi, saat dijumpai.

image

Sementara, soal pameran foto ini bagian dari hobi Tompi terhadap fotografi sejak lama. Bahkan selepas SMA, ia sebenarnya ingin melanjutkan kuliah di IKJ. Karena orang tuanya melarang karena takut nanti hidupnya susah, akhirnya Topi kini malah jadi dokter. “Ini bagian dari kecintaan saya terhadap seni, khususnya gambar. Bukan total sebagai pelukis, tapi lebih senang motret. Makanya saya beli kamera, belajar cara menggunakannya, termasuk belajar lebih detail dari digital di Convert ke analog. Bikin perkumpulan yang hobi fotografi “Glymps” dan berdiskusi banyak hal seputar potret memotret. Dan foto Chinese ink yang dipamerkan kali ini, bagian dari diskusi agar lebih terkonsep hasilnya.”

Tompi yang kini kemana-mana selalu nenteng kamera, menurutnya pernah kepikiran motret pasiennya sendiri. “Ya! Saya sempat kepikiran mau buat buku tentang foto pasien-pasien saya. Orang habis operasi biasanyakan di hari ke 2, 3 lagi bengkak-bengkaknya mau saya potoin, pasti hasilnya kelihatan lucu-lucu mukanya yang nggak karu-karuan. Tapi, problemnya orang kita disini gak suka dipublish dalam keadaan seperti itu, karena takut ketahuan abis operasi,” papar Tompi, sang dokter yang fokus bedah plastik sambil ketawa.

bla bla bla

Pameran foto Tompi dengan tema “Chinese ink” yang digelar di Oktagon Gunung Sahari, akan berlangsung mulai tanggal 2-8 November 2016. Dan pada 5 November, akan ada forum diskusi dengan dihadiri Tompi dan selebriti lainnya. Tompi ingin memberikan pesan tentang persamaan hak antara warga negara Indonesia. Pesan ini menjadi keresahan Tompi saat melihat banyak manusia yang mencoba menjadi Tuhan, dan menyalahkan orang lain. Potret yang direkam Tompi seolah-olah ingin memberikan jawaban dari atas kegelisahan itu. Bahwa manusia, harus saling menghormati agar hak dan kewajiban bisa berjalan.|Edo (Foto Istimewa)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed