by

The Hu, Band Metal Unik Asal Mongolia Manggung di JogjaROCKarta

-On Stage-80 views

IMG_20200220_174246_copy_800x785_copy_600x589

Urbannews Musik | Dari deretan line up Internasional di JogjaROCKarta Festival #4 2020 pada 1 Maret 2020 mendatang di Stadion Kridosono, Yogyakarta, selain Scorpions dan Whitesnake yang sangat populer, ada band heavy metal yang cukup menarik dan juga unik untuk disaksikan yakni The Hu asal Mongolia.

Band yang sempat menggetarkan panggung-panggung festival rock dunia seperti, Eurockenness Festival di Perancis, Graspop Festival di Belgia, Download festival di Australia, Sama Rock Festival di Perancis ini, meramu Heavy Metal dengan instrumen musik Iokal Mongolia.

Empat pria Mongolia berambut panjang dalam balutan busana kulit berjumbai, bandana dengan simpul atas tradisional ini, aksi panggungnya kerap memainkan beberapa instrumen tradional Mongolia antara lain Morin Khuur (biola kepala kuda), Tovshuur (gitar bersenar dua), dan Tsuur (seruling kayu panjang).

Tidak hanya itu, tiga dari empat personil – Gala, Enkush dan Jaya – melakukan nyanyian tenggorokan tradisional asli Mongolia, atau yang disebut khoomei, yang biasanya hanya dilakukan selama upacara ritual. Dan, gaya tersebut mereka menyebutnya ‘hunnu rock’.

The Hu beranggotakan Gala sebagai lead throt singer sekaligus pemain morin khuur. Kemudian juga Enkhush sebagai lead morin khuur dan throat singer, Jaya dengan aman khuur, tsuur, throat singer, serta Temka dengan tovshuur. Video pertama mereka, “Yuve Yuve Yu” dan “Wolf Totem,” menyabet total 33 juta views di YouTube.

Nah! Bagi kalian yang penasaran dengan musik dan aksi panggungnya, sebaiknya hadir di JogjaROCKarta Festival #4 pada 1 Maret 2020 mendatang. Karena The Hu untuk pertama kalinya menyambangi Asia Tenggara, ya di JogjaROCKarta saja Jon!|Edo

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed