by

Single Ketiga Andien Tyas Berjudul “Cinta Pertama”, Dipersembahan untuk Mama dan Papa

-Music-216 views

image

Jakarta, UrbannewsID. | Belantika musik Indonesia kembali diramaikan dengan hadirnya “single ketiga” dari penyanyi muda bersuara khas Andien Tyas berjudul “Cinta Pertama”. Lagu yang diciptakan Adhitya Bhagaskara, pemain Keyboard Band kenamaan asal Yogya, Jikustik, dipilih Andien Tyas sebagai single ketiganya. Sebelumnya, Andien Tyas telah mengeluarkan 2 (dua) single lainnya berjudul “Sampai Kapan” di tahun 2012, ciptaan Pongki Barata mantan vokalis Band Jikustik dan single “Puisi” di tahun 2014 yang sempat di populerkan band yang sama, Jikustik.

Penyanyi bernama lengkap Andini Rahayuningtiyas ini mengakui, bahwa lagu di single ketiganya memiliki banyak pesan menarik yang dapat ia bagi kepada para pendengar musiknya. Sebab, cinta pertama itu bersifat luas dan bisa ditafsirkan kepada siapa saja. Salah satu pesan dari lagunya terang Andien Tyas, sapaan akrabnya kepada awak media, bahwa cinta Pertama itu tak melulu diartikan hanya cinta kita kepada pacar di sekolah atau tempat kuliah. Bagi Andien Tyas, di lagu ini dirinya ingin mengutarakan kegelisahannya dengan banyaknya persoalan sehari-hari yang kita lihat di media, baik media cetak, elektronik dan online, khususnya hubungan anak dan orangtua.

Menurut penyanyi kelahiran Bandar Lampung 21 tahun lalu ini, persoalan memaknai sekaligus mengartikan cinta pertama menjadi salah satu sebabnya. Karena, lanjut Andien Tyas, pengertian Cinta Pertama kita itu selalu disempitkan dengan cinta kepada pacar saja. Padahal, kata Mahasiswi London School of Public Relations (LSPR) Jakarta, cinta pertama kita yang sebenarnya, menurutnya adalah orang tua kita sendiri, Papa dan Mama kita. Karena itu di singlenya kali ini, Andien Tyas yang juga memiliki hobby travelling dan membaca buku menyelipkan pesan penting di lagunya bahwa ditengah banyaknya persoalan antara anak dan orangtua, khususnya di kota-kota besar di Indonesia, lagunya ia harapkan mampu menjadi salah satu penyejuk dan mencairkan suasana yang tegang antara anak dan orangtua setelah mendengar lagunya.

Lagu cinta pertama sebagai single ketiganya itu diharapkan bisa menginspirasi orangtua dan anak untuk menciptakan lagi suasana keluarga yang hangat yang katanya saat ini mulai rapuh di masyarakat. Sebab, semua orang pasti pernah mengalami hal yang sama seperti lagu yang ia bawakan. Memiliki cinta pertama. Masih kata Andien Tyas, kesibukan orang tua dan anak kadang menjadi salah satu penyebab kesalahpahaman antara anak dan orangtua. Anak yang sibuk dengan jadwal sekolah atau kuliah. Begitu juga dengan orangtua yang sibuk bekerja sehingga kehangatan keluarga yang saat ini “seharusnya” banyak ditemukan dalam keluarga Indonesia lambat laun hilang dan kering.

Akibatnya, kata mahasiswi jurusan Public Relations (PR) yang juga mengagumi beberapa penyanyi internasional dan nasional seperti diva pop dunia, Celine Dion, GAC (Gamaliel, Audrey, Cantika) serta Kunto Aji ini berakibat hubungan orangtua dan anak menjadi renggang. Fenomena ini semakin banyak, khususnya terjadi disekitar kita saat ini. Karena itu, terang Andien Tyas, di single ketiga inilah penyanyi yang sudah akrab dengan dunia tarik suara sejak kecil ingin mengungkapkan pemahamannya akan cinta pertama kepada masyarakat Indonesia. Cinta Pertama, tambah Andien Tyas, adalah cinta kita kepada orangtua kita, papa dan mama kita. Karena cinta pertama kita yang seharusnya adalah rumah dan keluarga inti kita.

Melalui singlenya, lanjut Andien Tyas, dia mengajak agar semua pendengar menemukan “kembali” cinta di rumah. Mengeratkan kembali hubungan antara anak dan orang tua. Membangun lagi cinta yang dimiliki antara anak dan orangtua. Melalui lagunya juga, harap Andien Tyas yang dipercaya mewakili kampusnya dalam acara The 8th World Choir Games yang diadakan di Riga, Latvia, 2014 lalu, ingin mengajak seluas-luasnya pecinta musik Indonesia untuk mengembalikan cinta pertama ke rumah. Dengan cinta pertama ini dirinya berharap, singlenya mampu menginspirasi jutaan keluarga untuk menguatkan (lagi) cinta pertamanya pada orang-orang tercinta, khususnya orangtua kita.|Edo (Foto Istimewa)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed