by

Sigit Prabowo (GOPREC!), Akhirnya Dinobatkan Sebagai Pemenang Lenovo Inspiration Hunt 2016

-Tekno-23 views

IMG_20160822_065032

Jakarta, UrbannewsID. |Menutup rangkaian program SIAP MAJU! Youth Festival yang mendorong kaum muda usia produktif untuk memulai langkah perjalanan mencapai impian mereka bersama dengan Lenovo, digelar di Conclave, Jakarta, Sabtu (20/8) pagi hingga malam hari.

Acara SIAP MAJU! Youth Festival ini, terdapat berbagai aktivitas yang dapat menginspirasi kaum muda seperti Lenovo Inspiration Class, Community Corner, Weekend Workshop, Youth Lounge, dan Lenovo Inspiration Gallery.

Dalam Lenovo Inspirational Class: Billy Boen sebagai entrepreneur muda berbagi mengenai bagaimana perpaduan antara anak muda, ide, dan teknologi dapat merubah dunia. Ario Pratomo yang meraih suksesnya melalui media sosial, berbagi bagaimana ia menyadari potensi yang ada di dirinya melalui media sosial.

Begitu juga, Yukka Herlanda bicara merintis bisnis di bidang fashionnya merek Brodo. Faldo Maldini dengan usaha Pulangkampuang.com. Bening Rara, pengajar muda yang mengembangkan situs komunitas pariwisata GoArchipelago.com, serta Chiki Fawzi seorang animator muda berbakat menyalurkan ide kreatifnya dan Akademi Berbagi.

Dalam Community Corner, Lenovo merangkul komunitas-komunitas yang memiliki semangat yang sama dengan Lenovo SIAP MAJU! untuk menunjukkan visi dari masing-masing komunitas kepada kaum muda. Young on Top, Go Archipelago, Pulangkampuang.com, Komunitas Inspirasi Jelajah Pulau (KIJP), Akademi Berbagi dan WeWo hadir memeriahkan.

Dalam Weekend Workshop yang akan dilaksanakan oleh WeWo Craft, akan memberikan workshop Screen Printing dan Wood Carving untuk menambah keterampilan kaum muda. Selain itu Lenovo juga menyediakan Youth Lounge dimana para kaum muda dapat berkumpul, bersosialisasi dan bersantai bersama.

Dan, dalam Lenovo Inspiration Gallery, terdapat showcase pemikiran dan kegiatan inspiratif dari 10 finalis terpilih Lenovo SIAP MAJU Inspiraton Hunt, sebuah ajang pencarian inspirator muda Indonesia mewakili generasi millennial yang berani dan siap maju dalam mewujudkan aspirasi dan cita-citanya.

Masing-masing finalis yang diwajibkan mempresentasikan ide dan visi mereka selama 10 menit dihadapan para juri, dan disaksikan semua millenium yang hadir untuk meraih predikat paling inspiratif. Akhirnya, para juri memutuskan Sigit Prabowo (GOPREC!) sebagai pemenang utama Lenovo SIAP MAJU Inspiraton Hunt 2016, dan berhak mendapatkan mentoring dari Billy Boen selama satu minggu.

Pada malam pengumuman dan penyerahan piala, piagam dan hadiah lainnya. Fransisca Maya, Marketing Communications Lead Lenovo Indonesia, mengatakan, “Kaum muda di Indonesia, pada umumnya memiliki inginan besar untuk maju dan mewujudkan impian mereka. Tapi mereka terkadang tidak tahu bagaimana memulai dan apa yang mereka butuhkan untuk mewujudkan impian tersebut. Untuk itu, Lenovo hadir melalui serangkaian program SIAP MAJU untuk membekali diri mereka dengan pengetahuan, kemampuan dan role model yang bisa menginspirasi mereka. Kami hanya memberikan kail, untuk mendaoatkan hasil tentu usaha dan kerja cerdas mereka selanjutnya,” ujar Fransisca Maya, menutup perjumpaan.|Edo (Foto Istimewa)

Berikut 10 Finalis Lenovo SIAP MAJU Inspiration Hunt:

1. Kaksam Rizky (Sebangku.com)
Membuat sebuah layanan micro blogging yang untuk memudahkan proses belajar mengajar dengan konsep open education. Inspirasi yang berawal dari komunitas yang di bangun dalam komunitas Jogja Berkarakter yang berjumlah kurang lebih 700 siswa sma/smk se-provinsi DIY.

“Keprihatinan kami timbul atas kendala belajar dari adik-adik membuat kami bergerak untuk menciptakan solusi yang tepat guna. ”

2. Sigit Prabowo (GOPREC!)
GOPREC atau Go Online Open Recruitment adalah situs yang mewadahi aktivitas pemuda, terutama mahasiswa yang ingin bergabung dengan organisasi atau kepanitian dalam suatu acara.

”GOPREC memudahkan mahasiswa untuk bergabung dan berkontribusi dalam beberapa kegiatan yang dibuat untuk berbagi dan menginspirasi orang banyak. Saat ini sedang mewadahi mahasiswa fakultas di Institut Pertanian Bogor. http://goprec.bemfmipaipb.org”

3. Talitha Fredlina (Eksplorasi Cookienesia)
Talitha, dari Eatmeloveme mengeksplorasi bahan pangan lokal dalam bentuk cookies, yang telah dimulai sejak Februari 2016, dan hingga kini telah berhasil menemukan lebih dari 20 jenis bahan pangan lokal yang dapat digunakan dalam pembuatan cookies, serta 5 jenis kreasi cookies lokal baru.

“Sebagai bangsa yang berdikari, kita tidak dapat semata mengandalkan asupan bahan pangan dari luar negeri. Untuk itu saya menginisiasi Eksplorasi Cookienesia. Eksplorasi untuk menemukan dan mengolah bahan pangan lokal dalam bentuk cookies.”

4. Asurandi Hamid (Bioskop Masuk Kampung)
Membentuk group facebook pada Oktober 2012, Keluarga Besar Melayu Ngabang (Ngabang, ibukota kabupaten Landak, kota kabupaten yang berjarak 185 km dari kota Pontianak, ibukota Kalimantan Barat.), karena sedang merantau di Bandar lampung dan rindu kampung halaman.

”Setelah pulang kampung 2014, saya dan KBMN kami buat film. Kami masuk daerah pedalaman kabupaten Landak, dan memutar film semacam layar tancap, bioskop masuk kampung”

5. Hari Novar (I-YES Mengajar)
Membuat program I-YES Mengajar, kegiatan belajar mengajar yang dilakukan di panti-panti asuhan yang kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah/swasta, kegiatan ini sudah berjalan di 3 Cabang I-YES : Jakarta, Padang & Pekanbaru.

“Pada awal tahun 2014 saya bersama 3 orang teman saya mewakili Indonesia mengikuti program 7th International Youth Peace Ambassador di Nepal. Sepulangnya dari Nepal, kita mendirikan organisasi NGO : I-YES (Indonesian Youth Educate & Social).”

6. Wahib (SURF (SCHOOL URBAN FARMING)
Wahib mahasiswa pertanian Universitas Trunojoyo Madura pada tahun 2015 membuat “SURF (School Urban Farming) dengan sahabatnya, yang merupakan sebuah kegiatan pelatihan kepada siswa & guru di sekolah tentang cara berkebun urban yang tidak membutuhkan banyak lahan di area sekolah.

“Di tempat saya tinggal saat ini banyak terjadi alih fungsi lahan pertanian menjadi pemukiman yang menyebabkan lahan pertanian semakin sedikit. berawal dari keprihatian melihat keadaan tersebut, saya bersama sahabat membuat SURF (School Urban Farming).”

7. Faqihism (Voice for Changes)
Membuat audiobooks bagi beberapa panti tunanetra yang dilatarbelakangi oleh minimnya akses literasi bagi tunanetra karena mahal dan terbatasnya jumlah buku braille yang tersedia.

“Saya adalah mahasiswa Sosiologi yang sangat passionate di bidang social development. Inspirasi saya adalah mengajak kawan-kawan terdekat saya merekam suara mereka ketika membaca buku. Rekaman suara tersebut kemudian saya olah menjadi file audiobooks. Lalu, audibooks itu saya distribusikan ke beberapa panti tunanetra di Yogyakarta (salah satunya adalah Panti Tunanetra Yaketunis).”

8.Makhmud Kuncahyo (S.O.S atau School of Speech) Membuat sebuah komunitas komunitas sosial untuk mewadahi anak-anak muda yang berkeinginan kuat untuk belajar public speaking.

“Di tahun 2013 ketika usia saya 22 tahun saya berpikir, karya apa yang bisa saya torehkan selama saya hidup hampir 22 tahun. Alhamdulillah Allah memberikan saya kecakapan dalam berbicara di depan publik, kemudian saya terpikir untuk membuat sebuah komunitas, yang pada awalnya saya hanya mentargetkan 22 peserta tapi luar biasa, hampir 200 peserta bergabung dalam komunitas yang baru saja saya rintis.”

9.Jonathan Susanto (InspiratorFreak.com)
InspiratorFreak.com sebuah media online yang memberikan inspiratif bagi anak muda di Indonesia.

“Kenapa media ini dibuat? Berawal dari keprihatinan saya melihat banyaknya informasi dan media yang menjual berita-berita negatif (pornografi, kekerasan, dan hedonisme) yang hanya bertujuan untuk komersial alias mengejar traffic. Hal ini membuat anak muda terbiasa dengan hal negatif. InspiratorFreak.com hadir untuk memberikan inspirasi setiap hari ke anak muda.”

10.Febrian Putra (Pena Lombok)
Pena Lombok dibuat untuk mendorong pemuda kreatif, berpikir kreatif dan inovatif. Pemuda harus menjadi pelopor. Dengan fisik energik dan jiwa penuh semangat, pemuda bisa menghasilkan karya menarik.

“Memotivasi ratusan pemuda pecinta lukis komunitas Pena Lombok tidak berhenti berkarya. Menuangkan gambar dengan berbagai genre untuk dinikmati banyak orang.”

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed