by

Setelah Lama Vakum, Icha Jikustik Hadirkan Single Terbaru “Tanpamu”

-Music-223 views

image

Jakarta, UrbannewsID. | Mirza Hakim atau nama lengkapnya Aji Mirza Hakim yang dulu dikenal sebagai Icha Jikustik, kini kembali ke dunia musik Indonesia setelah sekian lama vakum karena kesibukan keluarga yang tidak bisa ditinggalkan.

Icha yang mengundurkan diri dari Jikustik di tahun 2012, tetap tak bisa menghilangkan passion bermusiknya walau Ia sedang menikmati masa pertumbuhan buah hatinya bersama sang istri. Hal ini, Ia buktikan dengan merilis single terbarunya berjudul “Tanpamu”.

Icha yang memilih untuk bersolo karier tanpa membentuk band ini, single Tanpamu akan menjadi salah satu lagu di album “Bintang Yang Bersinar Repackage”. Album yang pernah dirilisnya pada tahun 2009 berisikan 6 lagu. Icha mencoba mengemas kembali dengan menambah dua lagu baru, Tanpamu dan Ina.

Tanpamu yang menjadi lagu andalan di album repackage ini, memiliki cerita tersendiri. Icha menuturkan, bagaimana rasanya ketika ditinggal oleh orang yang kita cintai? Sedih, bingung, kehilangan arah? Itulah yang dirasakan dan ingin disampaikan oleh Icha atau Mirza Hakim dalam lagu terbarunya.

Lagu ini memang bercerita tentang kepergian ibunda yang sangat dicintainya. Kepergian yang begitu mendadak ketika dia hendak manggung bersama band lamanya di tahun 2011, sempat mengguncangkan jiwanya. Pengalaman nyata ini dituangkan dalam karya dengan proses yang terbilang cepat, hanya butuh waktu kurang dari lima menit.

Lagu yang diramu ala sweet pop ini menggambarkan kesedihan yang dalam. Icha membawakan sendiri lagu ini sebagai pembuktian eksistensinya di dunia musik Indonesia. Lagu Tanpamu dan Ina yang akan ada di albumnya, menjadi karya yang istimewa karena kedua lagu ini diransemen oleh Alvin Lubis, musisi yang tergabung dalam Erwin Gutawa Orchestra, menjadi lagu terakhir yang melibatkan Alvin.

“Lagu Tanpamu memiliki histori yang sangat dalam bagi saya. Bukan hanya menggambarkan tentang rasa kehilangan orang yang kita cintai, tapi juga memiliki kenangan tersendiri bersama sahabat yang tak terlupakan. Setelah selesai mengaransemen lagu ini, Alvin meninggal dunia secara mendadak beberapa saat yang lalu,” jelas Icha, saat ditemui di sebuah Cafe dibilangan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (30/5).

Alvin Lubis bukanlah nama baru di dunia musik Indonesia dan juga buat Icha. Alvin sudah lama bekerjasama dan membantu Icha ketika membuat lagu Saat Kau Tak Disini (SKTD) dan Pergi Saja untuk Ajeng di tahun 2008. Lagu Tanpamu tak harus diterjemahkan sebagai lagu bagi orang yang ditinggalkan orang tercinta selama-lamanya tapi juga bisa mewakili perasaan orang yang ditinggalkan kekasih karena kisah kehidupan yang berubah.

Icha kelahiran Samarinda, Kalimantan Timur, bukan orang baru di industri musik. Sebelum bergabung dengan Jikustik sebagai bassis, Icha sempat bermain dalam band Dizzy bersama Adhit `Jikustik` dan Eross `Sheila on 7` membawakan lagu rock n roll sampai top 40 dengan Icha sebagai vokalisnya. Bahkan, Icha juga mencoba jalur solo karier, namun tak mengorbankan Jikustik. Akhir 2005, Icha merilis album solonya yang bertajuk “Jauh Di Sana”, tampil sebagai penyanyi dan produser untuk albumnya sendiri.

Icha juga merupakan seorang hits maker. Ketika masih bersama Jikustik, dia ikut menciptakan hits seperti Tak Pantas Untukmu, Aku Pasti Mencarimu, Lagu Sedih dan beberapa yang lain. Selain itu, Icha juga menciptakan lagu-lagu hits yang dibawakan Rossa seperti Aku Bukan Untukmu (Kembali, 2005), Tega dan Takkan Berpaling DariMu (Rossa, 2009) dan Tak Sanggup Lagi (The Best, 2011). Bunga Citra Lestari juga pernah membawakan ciptaan Icha berjudul Aku Tak Mau Sendiri (Bunga Citra Lestari, 2006).

Sementara untuk Kris Dayanti, Icha menciptakan lagu Mengenangmu dan Memang Trasa Berat (Cahaya, 2004). Karyanya yang berjudul Cobalah Bertahan (Cinta Kita, 2004) dibawakan oleh Sheila Majid. Dan lagu berjudul Jangan Pernah Tinggalkan Aku (Pertama, 2004) dibawakan Ajeng sebagai penyanyi baru dan menangguk sukses. Untuk 3 Diva, Icha menciptakan Adilkah Ini Untukku di album 3Diva (2008).

Dengan hadir kembali Icha setelah lama vakum, lewat karya terbarunya bisa memperkaya khasanah musik Indonesia. Suara khas Icha yang dulu menghiasi album Jikustik bisa menjadi obat penawar rindu bagi pecintanya untuk kembali ke blantika musik Indonesia. Selamat menikmati lagunya dan menunggu albumnya di bawah label Apromusic, label pribadi yang memungkinkan Icha bebas berkarya tanpa ada pembatasan syarat berdalil komersialisme.| Edo

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed