by

Menyimak d’Seven Squad Dengan Debut Singlenya ‘Indonesia’

-Music-8 views

20190415_211437-611x401

Urbannews Musik | Jauh sebelum kehadiran Boyband atau Girlband di industri musik Indonesia, lebih dulu berkembang kelompok vokal atau biasa disebut grup vokal. Sebut saja nama-nama seperti Elfa’s Singer’s, AB Three atau kini menjadi Be3, Trio Libels, Warna, Coboy Senior dan lain-lain. Kemudian, generasi berikutnya muncul Projeck Pop, Bukan Bintang Biasa (BBB), Smash, Coboy Junior, GAC, dan juga RAN.

Kelompok vokal memang telah menjadi bagian dari industri musik Indonesia. Namun untuk membentuk grup vokal bukanlah perkara mudah. Hal ini pula yang membuat kehadiran kelompok vokal atau grup vokal di Indonesia tidak sebanyak band atau penyanyi solo. Cilakanya, saat mulai turun popularitas, mereka pun lenyap bagaikan ditelan bumi. Paling yang mampu bertahan, sisa personil yang bersolo karir.

Jika merujuk tulisan diatas, ruang bagi grup vokal untuk muncul di panggung musik tanah air, peluangnnya sangat besar. Untuk bersaing merebut kue penggemar terbuka lebar, dan sedikit. Tidak heran, jika Anima Indo sebuah label di Jakarta berkontribusi di ranah musik industri menelurkan project terbaru mereka dengan membentuk kelompok vokal yang diberi nama d’Seven Squad. Lewat debut single berjudul ‘Indonesia’, d’Seven Squad memang diharapkan menjadi ikon baru grup vokal di tanah air.

Nama d’Seven Squad sendiri dipakai, karena pasukan yang menggawangi berjumlah 7 orang (6 pria+1 wanita). Mereka terdiri dari; Sandika, Adam, Ayu, Ronald, Nicholas, Arvian, dan Bryan, dengan usia rata-rata antara 14-24 tahun. Selain itu, mereka pun berbeda daerah tempat tinggal, ada dari Jakarta, Cianjur, dan Bandung. Andri selaku produser, mengakatan, bahwa para personil d’Seven Squad memiliki latar belakang yang sama yaitu ‘selebgram’.

“Mereka dipertemukan lewat sebuah ajang pencarian bakat yang kami buat. Penilaian cukup ketat, bukan karena mereka selebgram dengan follower banyak, tapi fokus kami juga pada latar belakang mereka yang memiliki kesukaan dengan musik. Membentuk grup vokal ini cukup singkat, kurang lebih sekitar 2 bulanan. Sesuai single berjudul ‘Indonesia’, kami tidak ingin kehilangan momen pesta demokrasi sebentar lagi, karena lagu ini sarat dengan pesan moral kebangsaan,” jelas Andri, saat peluncuran d’Seven Squad & lagunya, Senin (15/4) di Jakarta.

Jika kita coba telisik antara boyband atau girlband dengan kelompok vokal atau grup vokal, persamaannya hanya sebatas pada jumlah penyanyi yakni lebih dari 2 orang. Sedangkan dari sisi perbedaan yang paling esensial yakni grup vokal tidak banyak menari, tapi lebih kepada kemampuan menyanyi dan juga berbagi suara dengan baik. Jika mau dikomposisikan kelompok vokal 80 persen bernyanyi, dan 20 persen koreografi. Selain itu juga, diperlukan sebuah materi lagu yang memiliki struktur yang baik untuk memudahkan saling berbagi diantara personil kelompok vokal.

Tanpa mengurangi rasa hormat dan juga apresiasi atas semangatnya, ada catatan yang mungkin bisa menjadi nutrisi untuk d’Seven Squad lebih segar dan terus berdiri tegak di skena musik Indonesia. Membentuk grup vokal tidak bisa dilakukan secara instan atau terburu-buru, karena pada hakekatnya butuh waktu lama untuk membentuk kualitas vokal personal maupun secara kelompok. Karena kuncinya ada pada kemampuan bernyanyi, bukan hanya sekedar bisa menyanyi. Biasanya, membentuk grup vokal dengan segala karakternya di butuhkan workshop untuk mengasah kemampuannya, lewat vocal coach, music teacher, dll.|Edo

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed