by

Marcella Zalianty Dinobatkan Sebagai Ketum Parfi 56, Tanpa Perdebatan!

-Movie-88 views

image

Jakarta, UrbannewsID. | Hari ini, Sabtu, 1 Oktober 2016, bertepatan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila, bertempat di Resto & Cafe Bebek Jumbo kawasan Kemang Utara, Jakarta Selatan. Marcella Zalianty akhirnya dinobatkan sebagai Ketua Umum Parfi 56, menyingkirkan aktor kawakan Ray Sahetapi yang juga ikut mencalonkan diri sebagai kandidat calon Ketua Umum, tanpa perdebatan.

Acara pemilihan ketua umum yang rencananya akan diisi oleh pemaparan visi misi sebagai balon Ketum Parfi 56 dari masing-masing kandidat, dan juga akan terjadi perdebatan yang seru, urung dilaksanakan. Para peserta musyawarah yang hadir secara aklamasi, musyawarah dan mufakat, memilih dan menetapkan Marcella Zalianty untuk memimpin Parfi 56 kedepan.

Musyawarah pemilihan Ketua Umum Parfi 56 yang berlangsung pagi hingga sore tadi, banyak dihadiri aktor dan aktris ragam usia. Nampak diantara, Tetty Liz Indriati ibunda Marcella, Leroy Osmani, Debbie Cynthia Dewi, Ade Muftin, aktor senior Dedy Sutomo dan Amoroso Katamsi, Yati Octavia dan Pangky Suwito, Gusti Randa SH, Nirina Zubir, Samuel Rizal dan banyak lagi.

image

“Terima kasih atas dukungan dan kepercayaan semua teman-teman yang hadir dalam musyawarah ini, terutama para senior yang telah mempercayakan saya untuk mengemban amanah untuk memimpin Parfi kedepan. Ini adalah bagian dari tanggung jawab moral saya, karena biar bagaimanapun seni peran adalah dunia yang membuat saya ada di dunia film. Apalagi ibu dan suami saya merestui, InsyaAllah saya akan memegang amanah ini,” ujar Marcella Zalianty.

Marcella juga menambahkan, ia tidak bisa melakukan sendiri untuk mewujudkan visi misi Parfi kedepan tanpa dukungan semua pihak. Agar Parfi nanti bisa betul-betul menjadi wadah dan rumah para aktor yang kompeten, profesional, dan konstruktif, agar bisa dibanggakan oleh anggotanya sendiri dan juga seluruh aktor film Indonesia. Sehingga, Parfi mempunyai posisi dan peran penting dalam kemajuan industri perfilman Indonesia sebagai pilar ekonomi kreatif.

Saat dijumpai, Marcella berkisah bahwa sebenarnya ia agak grogi harus berhadapan dengan Ray Sahetapy, aktor senior yang di sapanya om yang dikaguminya. Awalnya, Marcella ragu dan bahkan sempat maju mundur untuk ikut mecalonkan diri jadi ketua umum Parfi. Tapi setelah ia bertemu dan ngobrol dengan para tokoh perfilman, seperti Deddy Mizwar, Eros Jarot, Jenny Rachman, Sys NS, Slamet Rahardjo, Nini L. Karim, dan juga Widyawati, semangatnya muncul kembali.

Marcella juga mengungkapkan saat ia bertemu dengan teman-teman seangkatannya dan juga dibawahnya, mereka mengatakan bahwa Parfi belum hadir. Tapi, Marcella melihat bahwa mereka punya semangat dan rasa yang sama untuk terlibat membangun dan menyelamatkan rumah besar para aktor, yakni Parfi. Sehingga suatu saat nanti, kita tidak hanya menjadi generasi yang hanya bisa komplain dan protes, tetapi kita tidak memberikan kontribusi serta usaha untuk melakukan perubahan.

image

Kilas balik. Kehadiran Parfi 56 bermula dari keprihatinan Debbie Cynthia Dewi dan kawan-kawan rendahnya citra dan reputasi PARFI di mata publik, bahkan anak muda dan sebagian besar masyarakat pun tidak lagi mengenal Parfi. Sehingga mendorong mereka yang peduli kondisi Parfi berkumpul untuk membahasnya. Poin utamanya, mereka menolak kongres Lombok dan mengembalikan Parfi ke-Khitoh 1956. Maka, muncullah nama Parfi 56.

Serentetan konsolidasi dan kegiatan Parfi 56 pun dilakukan, baik sebelum dan sesudah kongres Parfi digelar di Lombok yang menobatkan Andryega da Silva menggantikan Aa Gatot Brajamusti sebagai Ketum Parfi terpilih yang bermasalah dengan hukum. Mulai dari ziarah dan tabur bunga ke makam pendiri Parfi dan Bapak Perfilman Nasional, Bapak Umar Ismail. Kemudian mengundang para aktor dan aktris senior di sebuah restauran di Jakarta, dalam suatu acara “Reuni Kemerdekaan Artis Film Indonesia” untuk membicarakan dan mendiskusikan kondisi tersebut.

Sampai pada sebuah acara pertemuan di bulan September lalu, sepakat untuk menggelar acara pemilihan Ketum melalui musyawarah yang dilanjutkan dengan deklarasi dan pengukuhan Parfi 56. Dan, hari ini tanggal 1 Oktober 2016 menjadi puncak perjuangan mereka, menobatkan Marcella Zalianty sebagai Ketum Parfi 56. Bagaimana Parfi 56 selanjutnya, mari kita tunggu episode kelanjutannya.|Edo (Foto Dudut SP)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed