by

MA Menangkan PK KCI atas Pelanggaran Hak Cipta Oleh Inul Daratista!

-Music-49 views

image

Jakarta, UrbannewsID.| Gugatan Yayasan Karya Cipta Indonesia (KCI) atas pelanggaran hak cipta pemakaian lagu tanpa ijin oleh Karaoke Inul Vizta di Manado, membuahkan hasil yang sangat menggembirakan. Drama perjuangan KCI yang mendapat mendat dari para pencipta lagu lewat upaya hukum sejak tahun 2015, cukup alot dan memakan waktu cukup lama. Dalam beberapa kali sidang pengadilan tingkat pertama di PN Makassar, lalu di Pengadilan Tinggi dan pada tingkat Kasasi di Mahkamah Agung (MA), Inul Daratista memenangi Kasasi.

Melalui Ketua Umum KCI, Drs Dharma Oratmangun, MSi. dengan dibantu Denny Kaunang, SH dari Manado sebagai Kuasa Hukum. KCI melakukan hak yang dijamin oleh undang-undang upaya hukum terakhir, yakni Peninjauan Kembali di Mahkamah Agung Rl. Perjuangan KCI atas Pelanggaran Hak Cipta oleh Inul Daratista sampai titik terakhir berbuah manis, lewat keputusan MA memenangkan PK KCI yang ditandatangani pada tanggal 12 Januari 2017 lalu.

Pada keputusan Sidang MA yang terigister Reg. No.122 PK/Pdt. Sus-HaKI/20/2015 dengan Ketua Majelis I Gusti Agung Sumanatha, SH, MH pada sidang terakhirnya 19 Oktober 2016, PT. Vizta Pratama yang melakukan Pelanggaran Hak Cipta pada Inul Vizta Manado sebagai Tergugat, harus membayar denda Rp. 15.840.000,- (Lima Belas Juta Delapan Ratus Ernpat Puluh Ribu Rupiah). Dikabulkannnya permohonan PK KCI yang telah memiliki “kekuatan hukum tetap” ini, diharapkan akan menjadi yurisprudensi bagi bisnis sejenis yang melakukan pelanggaran.

Menurut Hein Enteng Tanamal, Ketua Badan Pembina KCI, pada awalnya pembayaran royalti Inul Vizta Karaoke atas pemakaian lagu-lagu para pencipta yang terdaftar di KCI berjalan lancar. Tapi pada beberapa tahun terakhir ini, Inul Vizta malah tidak memperpanjang kontrak pemakaian lagu itu pada KCI. Sehingga pelanggaran Hak Cipta ini, akhirnya KCI melaporkan kepihak berwajib. “Perpanjangan kontrak pemakaian lagu di karaoke harus di!akukan, berkaitan dengan hak dan kewajiban membayar royalti,” jelas Enteng, saat dijumpai di Dapur Solo Kebaoyan Baru, Jakarta, Sabtu (14/1) siang.

image

Acara jumpa pers atas kemenangan PK KCI yang pandu Bens Leo, dan dihadiri kuasa hukum KCI serta Lisa A. Riyanto seorang penyanyi yang juga merupakan anak dari seorang pengarang lagu legendaris bernama A. Riyanto. Mewakili para pencipta lagu lainnya, Lisa menyatakan kegembiraan atas kemenangan PK KCI tersebut. “Saya sangat bersyukur dan gembira atas kemenangan upaya hukum terakhir yang dilakukan KCI. Semoga, kemenangan ini dapat memberi efek jera bagi mereka yang dengan sengaja menggunakan lagu-lagu karya orang lain untuk kepentingan bisnisnya,” ujar Lisa yang sudah mendaftarkan ratusan lagu karya almarhum ayahnya ke KCI.

Enteng Tanamal juga menambahkan, pemakaian atas lagu untuk tujuan komersial atau bisnis sebaiknya mengikuti aturan tentang hak cipta yang dilindungi oleh undang-undang. Mereka tidak bisa seenaknya memperdagangkan lagu milik orang lain, dalam hal ini para pencipta lagu, karena berkaitan dengan hak kekayaan intelektual yang patut dihargai. Bukan rumah karaoke saja yang bertebaran begitu banyak yang dimiliki para artis yang berbisnis, tapi juga hotel, televisi, radio, mall, cafe dan ruang publik komersial lainnya mematuhi aturan tentang hak cipta dan menghargai para pencipta.|Edo (Foto Dudut SP)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed