by

Kompetisi Sepakbola JRF 2016 Memasuki Babak Perempat Final

-On Stage-34 views

image

Jakarta, UrbannewsID.| Persaingan merebut tiket menuju Spanyol kian memanas. Proses penyisihan grup yang melibatkan tidak kurang dari 400 anak muda berbakat rusun (rumah susun) yang tersebar di seluruh Kota Jakarta, telah mengerucut memasuki babak baru perempat final kompetisi sepakbola di Jakarta Rusun Festival (JRF) 2016. Seperti yang terlihat pada pertandingan Daan Mogot, Flamboyan (Grup A), Jatinegara Barat, Jatikaum (Grup B), Marunda B, Muara Baru (Grup C) dan Pinus Elok, Pulo Gebang (Grup D) yang berlangsung hari ini, Minggu (16/10) di GOR Soemantri Brodjonegoro (GSMB) Kuningan Jakarta Selatan.

Dalam proses penyisihan, tiap tim yang terbagi dalam empat grup ini terlihat saling menunjukan kualitasnya, bahkan tidak sedikit dari pertandingan yang tersaji dalam kompetisi ini berjalan sangat sengit. Tahun ini, anak-anak rusun jauh lebih siap mengikuti kompetisi karena terus berlatih setiap hariuntuk bisa mengikuti JRF 2016. “Ajang ini sangat dinanti apalagi oleh anak-anak yang ingin menunjukan talentanya baik itu dibidang seni maupun olahraga, dalam hal ini sepakbola,” jelas Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta, Arifin, sebelum Kick off pertama dimulai.

Sementara itu, Koordinator Sepakbola JRF 2016 Andhika Suksmana menegaskan kualitas pemain dalam kompetisi kali ini sudah jauh meningkat, ketimbang tahun sebelumnya. “Babak perempat final, yang dilaksanakan pada hari ini jelas akan menyajikan partai yang sengit. Apalagi tim juara bertahan Daan Mogot juga berhasil lolos, saya kira ini bakal menjadipenyemangat tersendiri di kompetisi ini. Dan bisa kita jamin pula, delapan tim yang masukbabak baru ini memiliki peluang yang sama untuk menang, karena kualitas mereka juga tidakbisa diragukan sama sekali,” jelas Andhika

Yang tidak kalah penting juga pada JRF 2016, pihak panitia juga menekankan untuk saling menanamkan sikap kekeluargaan, persahabatan sekaligus fairplay kepada seluruh orang yang terlibat dalam kompetisi ini, tidak hanya pemain akan tetapi juga untuk para supporter. “Tidak jarang kami memanggil mereka setelah pertandingan usai, untuk mengkoreksi apabilamemang ada ketegangan di lapangan, jadi semua masalah bisa selesai di tempat dan semuamenjadi damai kembali,” tandas Andhika

Dari tim kesenian juga sedang melakukan persiapan menuju final, anak-anak ini diberi tema tarian Betawi mereka dipandu oleh Deny Malik. Kompetisi ini juga menjawab kerinduan seni tari akan kompetisi hampir 15 tahun sudah tidak ada. ini juga menjadi kabar gembira bagi para pelaku seni karena masih ada generasi muda yang tertarik akan seni tari. Bakat anak-anak rusun ini bisa disaksikan pada malam final yaitu 23 Oktober mendatang.|Edo (Foto Istimewa)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed