by

Jasa Raharja Tingkatkan Transformasi Manajemen & Teknologi informasi

-Bussiness-25 views
IMG_20191113_203959-800x567-600x425
Foto (Tengah): M. Wahyu Wibowo, Direktur Manajemen Risiko dan Teknologi lnformasi Jasa Raharja, saat mempresentasikan “Transformasi Manajemen Risiko dan Teknologi Informasi Jasa Raharja”, Rabu (13/11) di Jakarta.

Urbannews Tekno | Di era digital saat ini, terlebih menghadapi era revolusi industri 4.0, menjadi fenomena sosial yang membawa pengaruh besar di setiap sektor kehidupan. Dalam era transformasi teknologi yang begitu cepat. Selain pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang terampil menjadi salah satu faktor penting sebagai penunjang keberhasilan, tapi inovasi dan teknologi pun harus tetap berjalan seiring untuk dikembangkan.

Jasa Raharja merupakan Badan Usaha Milik Negara, sesuai diamanahkan UU Nomor 33 Tahun 1964 Tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang, dan UU Nomor 34 Tahun 1964 Tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan. Melalui Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi sebagai penunjang atau role support dalam proses bisnis, operasional perusahaan kini mulai memanfaatkan teknologi informasi.

Dengan beberapa dukungan inovasi digital secara berkesinambungan dan kontinyu, terbukti telah meningkatkan efektifitas serta efisiensi proses bisnis perusahaan bahkan dapat menekan biaya operasional secara keseluruhan. Hal ini, disampaikan langsung oleh M. Wahyu Wibowo, Direktur Manajemen Risiko dan Teknologi lnfonnasi Jasa Raharja, dalam acara Media Gathering bertema “Transformasi Manajemen Risiko dan Teknologi Informasi Jasa Raharja”, Rabu (13/11) di Jakarta.

Jasa Raharja yang kini mempunyai 1 kantor pusat, 29 kantor cabang, 62 kantor pewakilan, 65 kantor KPJR dan 1.285 samsat yang tersebar di seluruh Indonesia. Setiap harinya rata-rata klaim adalah sebesar 518 klaim per hari, rata-rata kendaraan sebanyak 263.098 kendaraan per hari, rata-rata SWDKLLJ 260.397 kendaraan per hari, rata-rata luran Wajib 2.701 kendaraan per hari. Transformasi digital yang dilakukan Jasa Raharja mempunyai tujuan untuk melakukan optimalisasi bisnis proses.

Interaksi dengan ekosistem serta menciptakan bisnis model atau platform baru, beberapa komponen diantaranya adalah sebagai berikut:

Leadership transformation, yaitu perubahan gaya kepemimpinan sesuai dengan pemanfaatan transformasi digital untuk pengembangan, inovasi produk dan kegiatan operasional yang dapat meningkatkan pendapatan serta kemampuan berkomunikasi untuk mendekatkan diri kepada pegawai internal, masyarakat eksternal dan mitra kerja, dengan ditangai IT strategy, innovation strategies, strategic architecture, dan service transformation di Jasa Raharja

Omni-Experience Transformation, yaitu melakukan transformasi dengan mengedepankan customer experience dan pilihan multiple channel dengan inovasi SIAP Mobile, digital resi, mobile service application, social media monitoring, serta aplikasi JRku yang baru saja diluncurkan oleh Jasa Raharja.

Information Transformation, yaitu fokus untuk pengembangan dan pengolahan nilai-nilai yang diperoleh dari infomasi yang terKait dengan pengalaman dan data sebagai asset utama perusahaan, dibuktikan dengan pengembangan chatbot (chat with robot), enterprise architecture serta big data analytics.

Operating Model Transformation, yaitu kemampuan untuk menjadikan kegiatan operasional menjadi lebih responsif dan efektif dengan memanfaatkan produk atau layanan, asset, human capital, dan mitra yang terhubung secara digital dengan dibuktikan business process management, agile development, dan cloud strategies.

Worksource Transformation, yaitu optimalisasi produktivitas dan fleksibilitas pegawai dengan memanfaatkan interaksi dan kolaborasi digital perusahaan dengan vendor sourcing and management, human capital management, outsourcing services, dan I T organizational development.

Saat ini, Jasa Raharja telah memiliki aplikasi yang bernama JRku, layanan digital Jasa Raharja bagi masyarakat Indonesia untuk dapat mengajukan santunan secara online, pembayaran IWKBU (khusus Pemilik Otobus), cek masa berlaku SWDKLLJ dan masih banyak lainnya. Aplikasi yang telah diluncurkan pada awal Mei 2019 Ialu, telah diunduh oleh lebih dari 5.000+ pengguna di Google Play Store dan Apple App Store.

Aplikasi JRku mempunyai tujuan untuk memudahkan masyarakat dengan membungkus semua layanan dalam satu genggaman dengan beberapa fitur unggulan diantaranya adalah sebagai berikut :

Pengajuan santunan online, dimana dengan JRku maka masyarakat dapat mengajukan santunan secara online melalui smartphone dimana saja dan kapan saja, serta dapat melakukan tracking sampai dimana pengajuan diproses dan melihat riwayat pengajuan yang telah dilakukan.

Fitur SWDKLLJ dan melihat masa berlakunya. dimana masyarakat dapat menamhahkan kendaraan pribadinya dl JRku serta akan mendapatkan notifikasi pengingat ketika masa berlaku akan habis. Pengguna akan diingatkan 1 bulan sebelumnya, seminggu sebelumnya, sehari sebelumnya. dan seterusnya bahkansetelah Iewat dari masa berlaku sampai masyarakat membayar.

Informasl kecelakaan Ialu lintas, yaitu fitur pelaporan masyarakat ketika melihat kecelakaan Iangsung di jalan. Masyarakat dapat berpartisipasf dan berkontribusi dengan melaporkannya via JRku dengan menyertakan foto kecelakaan dan secara otomatis posisi koordinatnya akan terekam secara akurat ke Jasa Raharja.

Safe my trip, yaitu fitur pencatatan petjalanan dengan data lokasi rawan kecelakaan sehingga ketika masyarakat mendekati lokasi rawan kecelakaan dapat lebih berhati-hati dan melakukan antisipasi Iainnya. Selain itu, dengan mencatatkan perjalanan melalui angkutan umum, masyarakat dapat mengetahui apakah kendaraan yang dinaiki telah melunasi kewajiban luran Wajib-nya sehingga akan tercipta rasa aman karena telah terlindungi oleh Jasa Raharja Bayar tagihan, dengan menggunakan cobranding Finpay Money dari Finnet anak perusahaan Telkom sehingga masyarakat dapat melakukan pembelian pulsa, pembayaran telepon/internet, BPJS Kesehatan dan bahkan juga melakukan pembayaran Samolnas (Samsat Online Nasional) Iangsung dari aplikasi JRku

Transfer saldo, yaitu futur untuk transfer uang antar sesama pengguna JRku, masih menggunakan fitur yang disediakan oleh Finpay Money dari Finnet sebagai bagian dari kerjasama co-branding.

Pembayaran IWKBU, yaitu fitur untuk Perusahaan Otobus (PO) untuk melakukan kewajiban pembayaran IWKBU kendaraan umum mereka secara online, dengan beberapa pilihan channel pembayaran. Saat ini tersedia pilihan channel pembayaran Bank BRI, namun dalam waktu dekat akan segera dirilis channel pembayaran Bank BNI serta rencana integrasi LinkAja ke depan ditambah dengan dukungan external payment gateway sehingga akan lebih kaya channel sampai dengan melalui bank swasta, minimarket, kartu kredit, dan uang digital yang lain.

Di era digital saat ini, transformasi menjadi peluang dan tantangan bagi perusahaan untuk mengembangkan bisnis usahanya serta mempertahankan eksistensi perusahaan. Transformasi dalam organisasi tentunya membutuhkan strategi yang komprehensif, Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkompeten dan dukungan teknologi untuk merealisasikan transformasi tersebut. Jasa Raharja senantiasa berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan upaya tersebut juga didukung dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat sehingga Jasa Raharja tetap dirasakan kehadiran dan manfaatnya oleh masyarakat.

Keberhasilan dalam proses transformasi yang telah dilakukan oleh Jasa Raharja saat ini antara lain:

Digitalisasi Layanan: Penggunaan aplikasi yang berkaitan dengan percepatan pelayanan dan kemudahan informasi.

Inovasi Cashless Payment: Implementasi fund transfer, cash card dan pembayaran santunan online beda Bank.

Digitalisasi Pendapatan: Integras’r transaksf Sumbangan Wajib di Samsat dan ko|aborasi dengan angkutan daring.

Asset Commercialization: Pemanfaatan aset perusahaan untuk komersial.

/Edo

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed