by

Ibanez Launching Album dan Umumkan Perubahan Nama Kompetisi Gitarisnya

-On Stage-75 views

IBANEZ IFF 2016

Jakarta, UrbannewsID. | Setelah sukses melahirkan bakat-bakat baru gitaris lewat gelaran Kompetisi Flying With Ibanez – Indonesian Guitar Challenge tahun lalu. Kini, PT Bahana Musik Indonesia, distributor resmi untuk produk-produk Ibanez, kembali untuk ketiga kalinya di tahun ini menantang mereka yang jago main gitar unjuk kemampuan bakatnya.

Kompetisi yang berhasil melahirkan Aryz Bulo gitaris asal Kupang Nusa Tenggara Timur sebagai pemenang FWI di tahun 2014, dan Chandra Irawan asal Lombok yang menggantikan posisi Triski Zulhiman yang mengundurkan diri. Perhelatan salah satu kompetisi gitar online paling prestisius ini, selain menggelar launching album “Top 10 Challangers Flying WIth Ibanez 2015″, sekaligus mengumumkan perubahan nama menjadi “Ibanez Flying Finger”.

Menurut Patricia Dharmawan, Marketing Distributor Ibanez, perubahan nama ini atas permintaan pihak Ibanez yakni Hoshino Gakki tertarik dengan konsep gitar online yang memiliki rating tinggi pada search engine FWI di Indonesia. Bahkan, rencananya konsep FWI yang berubah menjadi IFF ini akan diadopsi untuk diterapkan di seluruh distributor Ibanez di dunia.

Seperti tahun lalu, Ibanez Flying Fingers (IFF) akan dipilih langsung oleh Kiko Loreiro gitaris Agra yang juga salah satu endoser Ibanez dunia. Sementara, Patricia Dharmawan menambahkan, di IFF tahun ini untuk tambahan kategori baru seperti Best Female Guitarist masih belum dimunculkan, karena akan melihat animo pesertanya dahulu.

Ibanez Flying Fingers (IFF) tahun ini sedikit berbeda. Pemenangnya, selain mendapatkan kontrak satu tahun kedepan untuk ikon IFF, diajak ke luar negeri untuk melihat dan meet and greet dengan salah satu gitaris dunia. Akan mendapat hadiah Gitar Flying Fingers seharga Rp 40 jutaan,” tambah Patricia, saat dijumpai di Mabua Cafe Harley Davidson, Ciputat, Jakarta Selatan, Jumat, (26/2/2016).

Seperti biasanya, jika dua tahun berturut-turut ajang ini mendapat dukungan dari Steve Vai, dan perhatian khusus dari sejumlah gitaris bertaraf internasional, antara lain Herman Li dari Dragonforce, Dino Cazares dari Fear Factory, Kiko Loureiro dari Angra, dan Gerard Veasley dari Reverie. Kali ini pun, mendapat dukungan dari artis-artis dunia.|Edo (Foto Wyesnoe)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed