by

Hanya Engkau Yang Bisa, Single Pertama Penantian Panjang Armand Maulana Menggarap Proyek Solo Albumnya

-Music-9 views

image

Jakarta, UrbannewsID. | Kecintaan Armand Maulana pada musik dan talenta yang dimilikinya, membawa karier profesionalnya sebagai vokalis mampu bertahan sekian lama berada di puncak popularitas. Mengawali karirnya dengan NextBand tahun 1990. Kemudian Armand bergabung dengan kelompok vokal yang cukup ternama Trio Libels pada tahun 1991. Armand pun pernah merintis kariernya sebagai solois di tahun 1992 dengan meluncurkan sebuah album perdana bertajuk ‘Kau Tetap Miliku’.

Di tahun 1994, merupakan tahun bersejarah bagi karir Armand selanjutnya. Bersama Band GIGI, Armand berhasil melenggang ke puncak tangga popularitas dengan mencetak belasan album dan puluhan lagu hits. Di atas panggung, Armand dikenal sebagai sosok penyanyi yang memang lekat dengan gaya rockstar dengan kemampuan vokal yang luar biasa, unik secara warna suara dan atraksi panggung. Armand seolah memberi denyut di setiap penampilan GIGI.

Pencapaian Armand tak berhenti sampai disitu. Setelah sukses sebagai vokalis dan sempat menjadi produser untuk album sang istri Dewi Gita, Armand tidak ingin membatasi dirinya dalam berkarya untuk musik Indonesia. Kini di tahun 2016, Armand kembali memulai proyek solo-nya dengan merilis single pertamanya yang berjudul “Hanya Engkau Yang Bisa” karya Lale (Gitaris Maliq ‘n The Essential), Ilman (Keyboardis Maliq ‘n The Essential) dan Nino (Vokalis RAN).

Lagu Hanya Engkau Yang Bisa ini, liriknya tentang cinta yang indah, si cowok/cewek menyatakan kepada pasangannya kalo Loe itu soulmate gue sampai kapanpun. Gue bisa kuat, dalam keadaan lemah gue bisa berdiri kembali itu karena Loe”, ungkap Armand tentang lagu terbarunya tersebut, saat dijumpai di Hard Rock Cafe, Jakarta, Selasa (5/4) sore.

Bagi Armand Maulana, project solo-nya ini adalah sebuah proyek yang berbeda dari GIGI dan sama sekali tak akan mengganggu kegiatannya bersama GIGI. Dukungan dan support pun telah diperolehnya dari personil GIGI lainnya. Menurutnya, proyek solo ini sebenarnya men-service kegelisahannya, supaya lebih ‘baru’ lagi dalam berkarya di musik.

Lagu ini idenya berawal dari Kang Armand, buat musiknya dia pengen agak nuansa 80/90’s gitu. Dia menyebutkan beberapa referensi yang akhirnya kita tahu seperti apa yang diinginkan Kang Armand. Menariknya, Kang Armand hanya tinggal bernyanyi dan tidak ada intervensi, ia mempercayakan secara penuh kepada kita soal lagu ini, termasuk lirik, aransemen musiknya, sound dan mike yang digunakan, bahkan sampai mendirect cara nyanyi di part-part tertentu, agar ia keluar dari zona aman sebagai vokalis GIGI,” ujar Nino mewakili Lale dan Ilman.

Armand memang memiliki keinginan sejak lama untuk bisa bekerjasama dengan musisi-musisi muda berbakat Indonesia di proyek solo-nya ini. Bagi Armand musisi itu ga ada junior atau senior, yang ada dia lebih tua dari saya maupun yang lebih muda, semuanya adalah ilmu. Armand mengatakan, sekarang yang diinginkan bekerjasama dengan musisi yang muda-muda karena memang Armand pengen refresh dari segala sudut.

Saat masuk ke project ini, saya sudah menyiapkan mental dan segala macam nya. Saya itu udah pengen banget diatur, pengen di produce oleh musisi-musisi muda. Karena saya pengen kaya warna, mental saya udah siap kearah situ. Contohnya ada teknik vokal yang saya jarang gunakan, itu baru dan jadi ilmu buat saya. Dan akhirnya jadi fresh buat saya sendiri. Ga tau ya buat orang lain, yang penting saya merasakan fresh dulu”, tambah Armand.

Selama proses rekaman pun Armand mengakui tidak kesulitan, karena dirinya bersama label rekaman Trinity Optima Production sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk proyek solo ini. Armand berharap, agar karya terbarunya ini dapat didengar dan dinikmati seluruh masyarakat Indonesia. Paling tidak, apa yang disuguhkan Armand dalam album solo nya bisa memberikan warna baru lagi buat musik Indonesia.|Edo

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed