by

FLAVS 2020: Arena Berkumpulnya Masyarakat Hip Hop, Soul, R&B

-On Stage-144 views

IMG_20191218_192413-697x479

Urbannews Event | Hip hop bukanlah sekedar bebunyian, tidak juga disebut genre musik. Tapi, Hip Hop merupakan sebuah kultur atau budaya yang mengandung empat elemen utama, yaitu rapping atau MC (Microphone Commander), DJ-ing (disc jockey), breakdancing dan graffiti. Kultur Hip-Hop tumbuh di bagian utara kota New York, Amerika Serikat, pada akhir 70-an. Ketika itu, DJ asal Jamaika, DJ Kool Herc mengadakan acara block party di beberapa perumahan setiap malamnya, ditujukan untuk melepas lelah setelah beraktivitas dengan memutarkan lagu-lagu beraliran jazz, soul atau funk.

Lambat laun, Hip-Hop pun tidak hanya menjadi budaya saja, melainkan telah menjadi sebuah gerakan kesadaran akan pentingnya kesetaraan antar umat manusia tanpa perbedaan, serta menjungjung tinggi rasa persaudaraan dan persatuan. Semakin banyak aktivis hip-hop bermunculan dari berbagai elemen ikut mendukungnya baik itu rapper, beatboxer, DJ, breakdancer, dan juga para penikmat lainnya. Dan, akhirnya sebuah deklarasi digulirkan bernama “Hip-Hop Declaration Of Peace” ditandatangani oleh aktivis hip-hop yang disaksikan oleh delegasi PBB dan UNESCO.

Kultur Hip-Hop kemudian berkembang begitu pesat di seluruh dunia, juga tidak ketinggalan di Indonesia. Begitu pun turunannya seperti Soul dan R&B secara musik begitu besar pengaruhnya dan cukup populer. Namun, sayangnya tidak ada ruang khusus bagi penggiat, pelaku dan juga penikmat kultur Hip Hop bisa bersenggama bersama, tidak ada untuk mereka mengeksplor kemampuannya. Padahal secara habitat, hip hop, soul dan r&b di Tanah Air tumbuh & berkembang. Hal tersebut, menginspirasi Visicita Network dan Dyandra Promosindo melahirkan sebuah festival bertajuk FLAVS – a Hip Hop, Soul, R&B, pada 4-5 April 2020 mendatang di Istora Senayan, Jakarta.

IMG_20191218_192451-691x479

Selaku promotor FLAVS, Visicita Network dan Dyandra Promosindo, baru saja mengumumkan nama-nama penampil Hip Hop, Soul, dan R&B terbaik di Indonesia yaitu Iwa K, Tuan Tigabelas, T-FIVE, Matter Mos, Gamaliel, Adrian Khalif, Laze, Dekat, Maliq & D’Essentials, Ras Muhamad, Mario Zwinkle, hingga Fade2Black. Tak hanya artis Indonesia, kedepannya FLAVS akan mengumumkan beberapa artis Internasional untuk tampil di festival. “Beragam komunitas bermunculan, tapi nafas mereka tetap sama yaitu berekspresi melalui Hip Hop. Gue dan tim mencoba menghadirkan berbagai macam identitas dan flavor Hip Hop, Soul & R&B yang ada di Indonesia melalui FLAVS,” ungkap Yacko selaku Program Director dari FLAVS, Rabu (18/12), di Jakarta.

FLAVS sendiri berasal dari kata flava atau flavor yang artinya adalah rasa. Secara kuratorial, festival ini akan menampilkan beragam rasa komunitas penggerak Hip Hop di salah satu area festival bernama Downtown Cypher Area. Area ini turut dimeriahkan oleh beatboxer, freestyle rapper, breakdancer, streetballers, skateboarders & BMX riders, live painting graffiti, hingga DJ Showcase yang secara khusus didedikasikan sebagai cypher atau tempat berkumpul dan bertemu-kembalinya komunitas-komunitas tanah air. Pengunjung FLAVS 2020 nantinya juga dapat menikmati berbagai aktivasi workshop serta eksebisi diorama perkembangan kultur Hip Hop, Soul, dan R&B di Indonesia.

Hal ini senada, disampaikan Muhammad Riza selaku Festival Director dari FLAVS, bahwa “FLAVS hadir sebagai wadah untuk memacu semakin berkembangnya talenta-talenta baru agar meregenerasi penggiat Hip Hop, Soul & R&B di Indonesia,” jelasnya.

Dari sisi visual artistik, FLAVS 2020 diarah oleh Bujangan Urban selaku Art Director yang merupakan seorang pegiat street art Ibukota yang namanya begitu eksis di kancah seniman jalanan dengan gaya dan karakter yang kental dengan kultur Hip Hop. Tidak hanya itu, menurut Tri Sasongko Santoso selaku Festival Technical Director, festival ini akan menyuguhkan sistem produksi suara terbaik. “Pengunjung nantinya akan dimanjakan dengan sistem 3D Audio Experience di salah satu panggung, di mana teknologi ini hadir untuk pertama kalinya di Indonesia yaitu pada FLAVS 2020,” tukasnya.

Poster – Lokal 1-800x800-600x600

Sebagai pemanasan menjelang festival, FLAVS akan mengadakan roadshow ke empat kota yaitu Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya. Roadshow ini akan menjadi pemantik semangat bagi para talenta lokal untuk memberikan penampilan terbaiknya, mulai dari para rapper adu jago di Freestyle Session, B-Boy Battle dan Open Style Battle yang pemenangnya akan mendapatkan kesempatan unjuk gigi di FLAVS 2020 di Jakarta.

Bersiaplah datang ke FLAVS 2020, dan jangan lupa siapkan budget untuk beli tiket yang dibandrol seharga; Early Bird Rp 1.300.000 (2 Day Pass), Presale Rp 1.500.000 (2 Day Pass), GA Rp 900.000 (Daily Pass)—Rp 1.700.000 (2 Day Pass), dan Early Entry Rp 700.000 (Daily Pass). Untuk Informasi lebih lajut, serta lineup lainnya, pantengin terus di sosial media Flavs.|Edo

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed