Film Iblis Dalam Darah Gentayangan di Bioskop Awal Puasa

Movie469 Dilihat

Urbannews | Film Iblis Dalam Darah siap tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 16 Maret. Film horor religi yang terinspirasi kisah yang di riwayatkan oleh HR. Imam Buchari tentang iblis yang bisa merasuki manusia melalui darah ini, bakal menjadi film pembuka bulan puasa 2023.

Kisahnya tentang Haruni, 23 tahun yang tubuhnya di rasuki iblis. Dia merasakan seperti ada yang menyerang dan menggerakan dari dalam, selain kesakitan Haruni juga cenderung menyakiti dirinya sendiri.

Seorang dokter muda ahli mata dan religius bernama Ahmad mendengar cerita mengerikan ini dari orang tua Haruni. Adik Haruni bernama Hanum sedang menjalani pengobatan mata dengan dokter Ahmad. Ahmad mulai melakukan pengobatan pada Haruni, hingga Ahmad mempunyai kesimpulan hubungan Haruni dengan sebuah kasus orang bunuh diri.

Ahmad dengan seorang temannya polisi membantu masalah yang di hadapi Haruni, mencari data orang bunuh diri dan mengusir roh jahat itu dari tubuh Haruni. Mereka berdua melakukan investigasi dari sudut pandang yang berbeda dari masing-masing profesi mereka.

Produser Helroad Production, Helfi Kardit mengatakan lokasi syuting Iblis Dalam Darah di Gunung Salak dengan setting rumah di tengah hutan yang sepi. “Kami mengambil lokasi Gunung Salak untuk mewakili sebuah ekonomi bawah yang seperti merasakan terisolasi dalam kesendirian menghadapi masalah. Selain shot di sekitar perkampungan dan hutan Gunung Salak juga shooting di sungai dan goa,” ujarnya.

Dibintangi Michelle Joan, Ryaas Randa, Cut Ashifa Al’ar, Soraya Rasyid, dan Egi Fedly film Iblis Dalam Darah menjadi debut bagi sutradara Yannie Sukarya. “Saya ingin menampilkan film yang dekat dengan cerita kita sehari-hari. Saking melekat tanpa kita sadari, ada iblis yang merasuk dalam darah mempengaruhi sikap kita,” ujarnya.

Ryaas Randa dipilih oleh Yannie karena terpikat dengan suaranya yang indah saat mengaji. “Kita sebenarnya sudah lock pemain utama, tapi saya masih ingin pemain yang benar-benar bisa ngaji dan suaranya bagus. Akhirnya ketemu Ryaas Randa ini,” paparnya.

Mendapat kesempatan bermain film, jebolan dari D’Academy ini mengaku bangga. “Ada adegan Ruqyah yang membutuhkan lantunan ayat-ayat suci yang indah dan tegas sekali saat pengucapan.Pas awalnya diminta melakukan agak kuatir tidak bisa memenuhi ekspektasi. Alhamdulilah ternyata kekuatiran itu tidak terjadi,” kata Ryaas.

Bukan Horor Biasa, Iblis Dalam Darah Ajak Penonton Lebih Banyak Baca Alquran

Film Iblis Dalam Darah yang dibintangi Michelle Joan, Ryaas Randa, Cut Ashifa Al’ar, dan Soraya Rasyid akan tayang di bioskop mulai 16 Maret. Film produksi Helroad Production ini menjadi debut bagi sutradara Yannie Sukarya.”Saya ingin menampilkan film yang dekat dengan cerita kita sehari-hari. Saking melekat tanpa kita sadari, ada iblis yang merasuk dalam darah mempengaruhi sikap kita,” ujarnya.

Terinspirasi kisah yang di riwayatkan oleh HR. Imam Buchari, film ini berkisah tentang iblis yang bisa merasuki manusia melalui darah. Untuk mengalahkan iblis, lantunan ayat-ayat suci Al Quran diperlukan.

Karena itu, Ryaas Randa dipilih oleh Yannie karena terpikat dengan suaranya yang indah saat mengaji. “Kita sebenarnya sudah lock pemain utama, tapi saya masih ingin pemain yang benar-benar bisa ngaji dan suaranya bagus. Akhirnya ketemu Ryaas Randa ini,” paparnya.

Cut Ashifa yang belajar membaca Al Quran sejak kecil sangat senang terlibat di film ini. “Soalnya ini bukan film yang cuma nakut-nakutin. Kita diajak untuk banyak membaca Al Quran, bukan sekedar baca tapi memahami maknanya bahwa kekuatan terbesar ya Allah. Kita meski berlindung dari Iblis dengan meminta pertolongan Allah,” jelasnya.

Film Iblis Dalam Darah Siap Tayang di 5 Negara Asia Tenggara

Film Iblis Dalam Darah bukan cuma tayang di Indonesia. Film yang dibintangi Michelle Joan, Ryaas Randa, Cut Ashifa Al’ar, dan Soraya Rasyid, film Iblis Dalam Darah ini bakal tayang di Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Kamboja, Vietnam.

Produser Helroad Production, Helfi Kardit mengatakan penayangan di luar Indonesia, 20 april tayang di Malaysia, Brunei dan Singapore , 24 April tayang di Kamboja dan Vietnam.

Sutradara Yannie Sukarya mengaku antusias mendengar kabar tersebut. “Tentu saja bangga dan senang ya. Apalagi bisa tayang di momen lebaran di Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.

Semoga di Indonesia mendapat sambutan baik sehingga penonton di luar negeri pun menunggu film Iblis Dalam Darah tayang di sana,” harapnya.

Iblis Dalam Darah mengisahkan tentang Haruni, 23 tahun yang tubuhnya di rasuki iblis. Dia merasakan seperti ada yang menyerang dan menggerakan dari dalam, selain kesakitan Haruni juga cenderung menyakiti dirinya sendiri.

Seorang dokter muda ahli mata dan religius bernama Ahmad mendengar cerita mengerikan ini dari orang tua Haruni. Adik Haruni bernama Hanum sedang menjalani pengobatan mata dengan dokter Ahmad. Ahmad mulai melakukan pengobatan pada Haruni, hingga Ahmad mempunyai kesimpulan bahwa penyakit Haruni karena gangguan iblis dan kejadian Haruni ada hubungannya dengan sebuah kasus orang bunuh diri.

Ahmad dengan seorang temannya polisi membantu masalah yang di hadapi Haruni, mencari data orang bunuh diri dan mengusir roh jahat itu dari tubuh Haruni. Mereka berdua melakukan investigasi dari sudut pandang yang berbeda dari masing-masing profesi mereka.

Debut Lewat Film Iblis Dalam Darah, Sutradara Yannie Sukarya Hadapi Tantangan CuacaSetelah menjadi produser di film Menjelang Magrib, Yannie akhirnya debut sebagai sutradara dalam film Iblis Dalam Darah. Film ini bakal tayang mulai 16 Maret.

Produser Helroad Production, Helfi Kardit yang memberikan keyakinan untuk Yannie menjadi sutradara. “Saya pikir dia punya pengalaman yang cukup untuk menjadi sutradara. Dia pernah bikin film pendek. Kuliahnya juga mengambil jurusan cinematography yang focus ke pengambilan gambar, dan lighting. Jadi ketika Yannie bilang ingin jadi sutradara saya dukung penuh,” ujar Helfi.

Yannie menggunakan pengalaman syuting itulah yang menjadi modal untuknya menjadi sutradara. “saya sangat menyukai film horror dari saya kecil, jadi untuk akhirnya menjadi sutradara horror adalah mimpi yang menjadi kenyataan untuk saya,”.

Shooting selama 21 hari, Yannie dengan menggunakan Camera Arri Alexa. Tantangan untuk syuting di Gunung Salak, katanya, adalah cuaca. Sepanjang syuting, hujan turun tiap hari.

“Nggak mungkin syuting kan. Jadinya, kita putuskan untuk mengganti jam kerja. Siang semua istirahat tidur karena hujan. Begitu malam, kita syuting,” kenangnya.

Film Iblis Dalam Darah menceritakan Haruni, 23 tahun, tubuhnya di rasuki Iblis, seperti ada yang menyerang dan menggerakan dari dalam, selain kesakitan Haruni juga cenderung menyakiti dirinya.

Seorang dokter muda ahli mata dan religius bernama Ahmad mendengar cerita mengerikan ini dari orang tua Haruni.Adik Haruni bernama Hanum sedang menjalani pengobatan mata dengan dokter Ahmad. Ahmad mulai melakukan pengobatan pada Haruni, hingga Ahmad mempunyai kesimpulan bahwa penyakit Haruni karena gangguan iblis dan kejadian Haruni ada hubungannya dengan sebuah kasus orang bunuh diri. Ahmad dengan seorang temannya polisi membantu masalah yang di hadapi Haruni, mencari data orang bunuh diri dan mengusir roh jahat itu dari tubuh Haruni.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *