by

Film Bid’ah Cinta, Mengajak Menyelami Hakikat Perbedaan!

-Movie-421 views

image1-1

Jakarta, UrbannewsID.| Perbedaan itu adalah sesuatu yang ada dan terlihat, namun tidak sedikit orang yang membutakan mata dengannya, tidak mau melihat, menghindari, bahkan membenci. Banyak dari kita yang memandang sinis perbedaan, menganggapnya sebagai lintah penghisap nanah yang dapat merusak jaringan tubuh. Ada pula yang menganggap remeh makna perbedaan sebagai sebuah kata asing yang dapat mengubah makna dari kesatuan suatu kalimat.

Perbedaan bukanlah sebuah kutukan yang harus dihindari. Pun sebaliknya, persamaan bukanlah hal yang patut untuk diagung-agungkan. Keduanya ada karena harus ada, dan memang berpasangan. Tak ada yang lebih baik, pun lebih buruk, semuanya sama. Persamaan dan perbedaan bukanlah hal yang saling bertentangan. Mereka saling melengkapi dan satu sama lain saling melengkapi, seperti kepingan-kepingan mozaik alam semesta dengan keindahannya.

Berbeda tidak selalu berarti lawan, begitu pun sama tidak selalu berarti kawan. Karena keduanya tak dapat dipisahkan, tak dapat dihilangkan begitu saja, tidak dengan hujatan, tidak pula dengan pujian. Ia lupa bahwa perbedaan bukanlah hal yang harus di cari namun harus di hargai. Semoga adanya perbedaan tidak menjadi bangsa sinis, membutakan diri, menutup telinga, tenggelam dalam kesamaan antar golongan, dan lupa. Lupa bahwa kita memang ada karena berbeda, namun tetap satu jua.

image2

Prolog diatas sebenarnya lebih menekankan saling silang pendapat ditengah kondisi hiruk-pikuk kehidupan saat ini, bagaimana cara kita menyelami hakikat perbedaan. Penggambaran inilah, akhirnya menggelitik rumah produksi Kaninga Pictures membuat film layar lebar berjudul “Bid’ah Cinta” yang disutradarai oleh Nurman Hakim. Film yang akan rilis pada 16 Maret 2017 ini mengangkat tema hubungan sejoli bak Romeo dan Juliet yang dibalut dengan latar persoalan pemahaman agama yang berbeda.

Bid’ah sendiri berarti sesuatu hal yang baru, tidak pernah dikerjakan atau dicontohkan oleh Nabi. Dan secara linguistik, istilah ini memiliki arti inovasi atau pun pembaruan. Disebutkannya, umat Islam semakin hari memang kian banyak jumlahnya, namun semakin lemah di mata dunia. Sikap saling mengkafirkan dan membid’ahkan dalam satu aliran dewasa ini juga menjadi trend. Hal itu antara lain disebabkan sedikit perbedaan, sudah langsung putus silaturrahmi.

IMG_20170312_102842

Bid’ah Cinta adalah potret realitas yang terjadi saat ini. Mengisahkan mengenai hubungan asmara antara Khalida (Ayushita Nugraha) dan Kamal (Dimas Aditya) yang terbentur restu oleh kedua orang tua masing-masing, karena adanya cara pandang mengenai ajaran agama yang sedikit bertentangan di antar kedua keluarga mereka soal praktik-praktik keislaman seperti Maulid Nabi, malam Nisyfu Syaban, doa Qunut, hingga tahlilan. Bahkan tak jarang konflik yang terjadi juga meluas ke masyarakat di sekitar perkampungan tempat mereka tinggal.

IMG_20170311_193241

Produser Eksekutif film Bid’ah Cinta, Willawati tak memungkiri jika tema yang diangkat film ini merupakan isu yang sensitif dan rentan terhadap protes. Namun, Willawati mengaku terbuka untuk berdiskusi jika ada pihak-pihak yang tidak setuju dengan konten di film ini. “Kita tidak takut karena memang film ini menggambarkan kondisi aktual di masyarakat. Kalau ada yang protes mungkin mereka belum menonton. Tapi kita terbuka untuk berdiskusi jika ada yang keberatan,” jelas Willawati saat ditemui di Metropole, Jakarta, Sabtu (11/3) malam.

Padahal, Tasamuh atau toleransi yang saling menghargai terhadap sesama muslim‎ sangat dianjurkan dalam Islam untuk mempererat silaturrahmi sebagai salah satu kekuatan dalam menjaga persatuan di tengah umat‎. ‎Karena di samping sebagai tuntutan sosial juga merupakan wujud persaudaraan yang terikat oleh tali aqidah yang sama. Bahkan dalam hadits nabi dijelaskan bahwa seseorang tidak sempurna imannya jika tidak memiliki rasa kasih sayang dan tenggang rasa terhadap saudaranya muslim.

IMG_20170311_193812

Selain dua bintang di atas, film ini juga didukung oleh sederetan aktor dan aktris kenamaan lain seperti Ibnu Jamil, Dewi Irawan Alex Abbad, Jajang C.Noer, Tanta Ginting, Karlina Inawati, Khiva Iskak, Fuad Idris, Ronny P. Tjandra hingga Yoga Pratama. Bid’ah Cinta juga telah merilis 2 buah lagu yang merupakan soundtrack garapan oleh Noe, vokalis sekaligus pentolan dari Letto, yang akan bisa dinikmati melalui berbagai layanan streaming digital.| Edo (Foto Ihsan Xpose)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed