by

Film Aku Ingin Ibu Pulang, Potret Sosial Dari Orang Terpinggirkan

-Movie-59 views

image

Jakarta, UrbannewsID. | Film “Aku Ingin Ibu Pulang” karya Monty Tiwa, mencoba mengangkat kerasnya kehidupan yang seringkali membuat seseorang tidak bisa berpikir dengan jernih dan tenang. Terutama, saat menghadapi situasi tersulit dan terjepit tidak ada pilihan lain untuk menemukan jalan keluar atau dalam posisi buntu.

Aku Ingin Ibu Pulang, menceritakan tentang seorang anak bernama Jempol (Jefan Nathanio) yang tinggal bersama kedua orang tuanya, yaitu Bagus (Teuku Rifnu Wikana) dan ibunya bernama Satri (Nirina Zubir). Mereka adalah sebuah keluarga yang sangat sederhana dan bahagia.

imageAkan tetapi kebahagiaan tersebut harus tersusik, tatkala Bagus sang ayah mengalami sebuah kecelakaan di tempat kerjanya. Dalam ketidak berdayaan sang ayah karena kondisi luka yang parah, Satri sang ibu yang bekerja di toko obat berusaha mengatasi pengobatan suaminya. Sampai akhirnya, dalam posisi terjepit dan bingung lagi mencari uang, sang ibu rela mencuri uang ditempat kerjanya.

Bagus sangat marah besar setelah tahu sang istri mencari uang untuk membiayai pengobatannya. Pertengkaran pun terjadi, dua-duanya mempertahankan alasan masing-masing yang intinya “kenapa harus mencuri”. Karena keduanya sama-sama tidak mau disalahkan, akhirnya Satri yang dipecat dari kerjaannya meninggalkan Bagus dan Jempol anak kesayangannya.

Jempol yang tidak tahu inti pertengkaran ayah dan ibunya, berusaha tegar walau ia merasa kehilangan ibunya. Jempol pun akhirnya merawat sang ayah, sambil berusaha mencari uang sebagai pengantar bubur, hanya untuk sekedar makan mereka berdua. Sampai suatu ketika, Jempol marah besar dan kecewa kepada ibu, setelah tahu dari majikan tempat ibunya bekerja, bahwa sang ibu mencuri uang.

imageLambat laun, Jempol mengerti apa yang dilakukan sang ibu. Dia pun memutuskan untuk mencarinya lewat selebaran yang dibuat bersama sahabatnya. Hingga suatu ketika ada sebuah perlombaan lari, dia pun memutuskan ikut dengan berharap hadiah yang cukup besar bisa untuk membawa ayahnya ke rumah sakit. Saat berlomba, Jempol tidak lupa menggantung foto ibunya di dadanya, dan ini menarik perhatian reporter sebuah televisi.

Dengan penuh semangat, Jempol terus berlari melewati para peserta lain menuju garis finish. Disaat tinggal beberapa langkah menuju finish, Jempol yang mendapat khabar sang ayah meninggal dari tetangga baiknya, tiba-tiba Jempol lari berbalik arah meninggalkan kemenangan yang tinggal selangkah lagi menuju rumahnya. Momen inilah ditangkap seorang reporter televisi.

Jempol pun diundang untuk tampil dalam acara talkshow sebuah stasiun televisi yang dipandu Andy F Noya. Dalam acara tersebut, Jempol menceritakan kisahnya kenapa dia tidak melanjutkan menuju garis finish, dan juga mengungkapkan tentang keinginannya supaya ibunya kembali lagi kerumah. Dan, acara Andy F Noya inilah sebagai pengantar cerita film Aku Ingin Ibu Pulang bergulir.

imageFilm produksi Maxima Pictures bersama SRN Production yang siap rilis di bioskop pada 1 September 2016 mendatang. Melibatkan pula beberapa pemain lainnya yaitu Geccha Tavvara, Nova Eliza, Desta, Mario Irwinsyah, Verdi Solaiman dan Andy F Noya. Naskah Aku Ingin Ibu Pulang yang ditulis Monty Tiwa dan Titien Wattimena sangat menarik. Sebuah cerita sederhana dalam keseharian yang dituturkan secara sederhana.

Tapi sayang, Ilustrasi musik atau lagu yang memberi roh dalam film, terutama untuk menguatkan pengadegan tidak pas dan cenderung tidak memberi nyawa. Bukan pada melodinya, tapi pada lirik lagu berbahasa Ingggris yang tidak ngeblend. Entah terburu-terburu karena tidak ada pilihan dan akhirnya dipaksakan, atau tumpul nya kreativitas. Apalagi, konon katanya lagu ini dicomot dari salah satu karya band indie di Irlandia. Ironis!|Edo

 

Detail Cast dan Crew Film Aku Ingin Ibu Pulang (2016)

Genre : Drama
Sutradara : Monty Tiwa
Penulis : Monty Tiwa, Titien Wattimena
Pemain Film :
Stars: Jefan Nathanio
Nirina Zubir
Teuku Rifnu Wikana
Geccha Tavvara
Nova Eliza
Desta
Mario Irwinsyah
Verdi Solaiman
Andy F Noya

Produksi : Maxima Pictures
Tanggal Rilis : 01 September 2016
Durasi Film – Menit

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed