by

Film 2 Batas Waktu “Amanah Isa Al-Masih”, Cerita Perjalanan Spiritual Tiara dalam Menemukan Keyakinan ke-Tuhanannya

-Movie-44 views

2 Batas Waktu - Irish Bella (2)

Jakarta, UrbannewsID. | Film 2 Batas Waktu “Amanah Isa Al-Masih” berkisah tentang Tiara, seorang pekerja hiburan yang juga menjalani perkuliahan. Ia lahir dari keluarga muslim. Meski demikian, kehidupan beragama di keluarganya tidak cukup mendalam. Berbagai pertanyaan selalu hadir menguji keimanannya. Dalam perjalanan semasa kuliah, Tiara pun tergoda untuk berbuat hal yang tidak baik demi kebutuhan ekonomi, akan tetapi ia menyadari adanya sosok lain yang selalu mendampingi dirinya. Sosok tersebut tidak mengganggu, tapi justru selalu melindungi dan menjaganya dari kejahatan yang akan menimpanya, sebagaimana dinyatakan dalam Al Quran (Surat Ar Ra’d ayat 11).

Saat semakin ragu akan keyakinannya, ia mendapatkan hidayah dari Allah SWT dengan menembus dimensi dan bertemu 5 orang rasul. setelah pertemuan tersebut, ia membawa amanah isa al – masih untuk disampaikan kepada seluruh umat. 8 tahun kemudian Andra( suami Tiara), mengajak Tiara bertemu ustad Ibnu untuk menemukan jawaban-jawaban dari berbagai pertanyaan hidupnya.

Film ini berbicara mengenai perjalanan spiritual Tiara dalam menemukan keyakinan ke-Tuhanannya. Tiara yang hidup dalam gemerlap dunia hiburan justru merasa kosong dan gamang dalam keyakinan spiritualnya. Berbagai kejadian yang dialaminya membawa pada proses pencerahan dan keimanannya.

Semua ajaran keagamaan pada dasarnya menekankan keyakinan pada suatu keesaan, yang maha diatas segalanya. Sejarah dan campur tangan manusia seringkali membuat distorsi pada ajaran-ajaran tersebut, melebarkan bentangnya dalam jarak perbedaan-perbedaan dogmatis. Berbasis dengan fundamentalisme, akhirnya memunculkan sikap radikal. Dalam konteks dialektika Nasrani dan Islam, benang merah antara keduanya sebenarnya ditautkan sejarah oleh persaudaraan antara Isa Al-Masih yang melahirkan Nasrani dengan Muhammad SAW yang membawa Islam. Keduanya berasal dari nenek moyang yang sama, Ibrahim AS, Bapak semua Nabi dan Rasul di bumi ini. Muhammad SAW sampai kepada Ibrahim melalui jalur Hajar yang melahirkan Ismail ibn Ibrahim dan Isa ibn Maryam sampai kepada Ibrahim melalui Sarah yang melahirkan Ishaq Ibn Ibrahim.

Muhammad SAW tidak memandang Isa al Masih dan agama Nasrani secara negatif. Cara pandang yang negatif terhadap Nasrani ini justru muncul ketika umat Islam dan Nasrani terlibat pertarungan ekonomi dan politik. Pertarungan ini kemudian mempengaruhi corak tafsir para ulama, akhirnya mufasir Islam dan teolog Nasrani terlibat dalam polemik. Umat Nasrani menghajar umat Islam dengan paradigma kenasranian dan begitu pula sebaliknya. Umat Islam melancarkan kritik keras terhadap teologi dan keyakinan orang Nasrani dengan tolak ukur keislaman.

Andre Murtono dan Rudiansyah, Sutradara dan Penulis naskah dari Tu7uh Rumah Produksi mempertegas bahwa film ini bukan film horor, namun sebagai Drama Religi Spiritual. Rudiansyah mengingatkan film ini juga berdasarkan pengalaman nyata dari tokoh Tiara itu sendiri. Melalui film biopic ini, Rudiansyah ingin menyampaikan cerita Tiara yang membawa amanah isa al-masih dengan kaitan ilmu pengetahuan yang ada di dalam Al Quran, serta tentang utusan terakhir yaitu Nabi Muhammad SAW yang muncul diseluruh kitab agar menambah pengetahuan kepada seluruh para penonton.

2 Batas Waktu - Irish Bella - Cok SimbaraDalam produksinya, film ini mengalami beberapa kali pergantian sutradara dan tim produksi. Hal ini dilakukan untuk mempertegas dan membuat film ini sebagaimana yang diharapkan sejak awal. Bagi Film Biopic, apalagi tokoh yang menjadi inti utama cerita juga terlibat dalam produksinya seringkali mengalami hal yang demikian. Tentu saja ini menjadi tantangan khusus untuk tetap menyelesaikan produksi film yang mengambil scene dibeberapa lokasi sesuai dengan pengalaman nyata tokoh Tiara tersebut.

Film ini dibintangi oleh Irish Bella, Mehdi Zati, Sandra Olga, Cok Simbara, Egi Fedly, Ustad Ibnu Quraish, Liv Vhiena, Naeva Amira, Faye Nicole, Ike Muti, Clara Bernadeth, Christopher Rizky, Audrey June, Marcelina Natasya, Cindy Christian,Mamen Aris, Artha Pratama, Bijak Baginda, Efan Fatah, Budiman,Endah Mulyani, Ifa Ifonya,Anggi Nasution. Selain akan diedarkan secara nasional, juga akan diputar pada sejumlah negara Asia dan diikutkan dalam sejumlah festival film di luar negeri.

Pemilihan Pemain (Casting)

Irish Bella didapuk menjadi pemain utama pemeran Tiara masa kuliah di tahun 2004. Setelah melalui casting, akhirnya peran ini didapatnya. Tidak mudah memerankan sebuah karakter dimana tokoh dan kisahnya ada. Oleh sebab itu, untuk mendalami karakter ini, Irish Bella berkonsultasi langsung dengan tokoh Tiara asli. Tiara yang kerap hadir dilokasi shooting juga sangat membantu dengan ikut menumbuhkan mood pemain. Tidak hanya untuk Irish Bella, namun juga untuk pemain-pemain lainnya.

2 Batas Waktu - Mehdi Zati - Sandra Olga (5)Sandra Olga sendiri awalnya juga ikut casting untuk memerankan Tiara, namun karena jadwal pengambilan gambar diawal produksi yang bentrok dengan jadwal Sandra, akhirnya peran tersebut tidak bisa dilakoninya. Beruntung perubahan yang dilakukan dalam produksi film ini membuka kesempatan bagi tokoh Tiara Dewasa. Alhasil Tu7uh Rumah Produksi memberikan kesempatan pada Sandra Olga ini sebagai Tiara Dewasa. Meskipun merupakan debut dalam dunia perfilman, namun Sandra Olga tak banyak menemukan kesulitan dalam melakoni peran ini. Sebagai presenter TV dan juga model profesional, Sandra Olga memiliki pengalaman matang beraksi didepan kamera dan lampu blitz.

Pengembangan film lebih lanjut juga memerlukan tokoh lain seperti sosok suami Tiara, Mehdi Zati, model profesional asal Iran yang sudah 5 tahun terakhir bermukim di Indonesia ini akhirnya mendapatkan peran tersebut. Keterlibatan model yang banyak digandrungi perempuan Indonesia ini juga semakin membuat film ini memiliki daya tarik. Diakui oleh Mehdi, film keduanya ini lebih menantang karena disini banyak adegan yang dilakoninya dan tentu saja menuntut dia melakukan banyak dialog. Bahasa Indonesia yang lumayan lancar membuat Mehdi tidak kesulitan memerankan tokoh suami Tiara.

Melihat Kebesaran Allah SWT Saat Shooting

Sandra Olga, pemeran Tiara Dewasa. Saat melakukan pengambilan gambar di Pelabuhan Ratu, didapati olehnya awan yang berbentuk lafadz Allah SWT dan Rosul Muhammad SAW serta awan yang berbentuk wanita cantik,selain itu ketika Sandra Olga dan Mehdi Zati sedang melakukan pengambilan gambar menggunakan drone terlihat 2 garis lurus seperti jalur kereta kuda yang tidak mungkin dilakukan oleh manusia yang saat itu baru berhenti hujan yang sangat lebat di pinggir pantai Inna Samudra Beach Hotel . Selama di lokasi shooting memang sangat banyak Allah memberikan bukti tentang kebesaran-NYA yang menyelimuti epic dalam film ini.

Begitu pun dengan team audio mengalami kejadian melihat kebesaran Allah SWT yang luar biasa dimana ada satu scene di pinggir pantai yang di dengarkan oleh team audio, awalnya sangat berisik dengan dentuman suara ombak dan angin yang kencang tiba-tiba suara berisik tersebut hilang sunyi senyap hanya terdengar suara Sandra Olga sebagai Tiara Dewasa dan Mehdi Zati sebagai Andra (Suami Tiara) dengan background sayup-sayup suara adzan maghrib dan suara burung-burung menghampiri mereka. Subhanallah..kejadian ini benar-benar diluar akal manusia yang membuat semua team crew dan pemain meneteskan air mata di lokasi shooting. Ternyata setelah kita review ada Sutradara diluar dari kita semua yang membuat kejadian ini sesuai dengan isi skenario film 2 Batas Waktu “Amanah Isa Al-Masih”.. Allahu Akbar..!!

Data Produksi Film

Jenis Film : Drama Religi Spiritual
Tanggal Tayang : 26 Mei 2016
Sutradara : Andre Murtono, Rudiansyah
Penulis Skenario : Rudiansyah, Jimmy S. Johansyah
Produser Eksekutif : Tirta Siregar, Bernadus Tokan
Associate Produser : Marcelina Natasya
Produser : Andre Murtono
Pemain : Irish Bella, Sandra Olga, Mehdi Zati, Cok Simbara, Egi Fedly, Ustadz Ibnu Quraish, Liv Vhiena, Naeva Amira, Faye Nicole, Ike Muti, Clara Bernadeth, Christopher Rizky, Audrey June, Marcelina Natasya, Cindy Christian,Artha Pratama, Mamen Aris, Bijak Baginda, Efan Fatah, Budiman, Endah Mulyani, Ifa Ifonya, Anggi Nasution.

|Edo

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed