by

Ferry Mursyidan Baldan: Dari Fans Menjadi Sahabat Chrisye!

-Figure-53 views
image
Foto: Ferry Mursyidan Baldan bersama Vino G Bastian pemeran tokoh Chrisye dalam sebuah film bioskop nanti didampingi sang istri Marsha Timothy saat perilisan buku 10 Tahun Setelah Chrisye Pergi; Ekspresi Kangen Penggemar, Kamis (30/3) malam di Rarampa Resto.

Jakarta, UrbannewsID.| Ferry Mursyidan Baldan adalah fans militan sekaligus loyal dari penyanyi legendari Indonesia: Chrisye. Setelah Chrisye wafat pada 30 Maret 2007, Ferry terus membuktikan kecintaannya terhadap almarhum, tidak pernah berkurang, malah makin mengakar kuat.

Di setiap tanggal kelahiran maupun kepergian Chrisye, Ferry selalu meluangkan waktu berziarah ke makam almarhum. Biasanya setelah itu, ia akan mengajak sejumlah teman untuk minum kopi sambil mendengarkan dan menyanyikan lagu lagu almarhum. “Kegiatan begini, sebagai ekspresi dalam menyalurkan kangen pada Chrisye,” ujar Ferry, suatu hari.

Politisi dan mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, mengakuinya bahwa kegemaran terhadap lagu-lagu Chrisye sejak ia masih kuliah. Bahkan, saat ia menjadi anggota DPR pun dirinya tidak pernah lepas dari lagu-lagu Chrisye, baik dirumah, dimobil, termasuk dikantor, selalu menemaninya sebagai pengobat dikala jenuh dari rutinitasnya.

Maka tidak heran, Bang Ferry yang akrab disapa ini mendokumentasikan rekam jejak Chrisye sang idola baik diatas panggung maupun dalam kesehariannya diluar panggung. Ia kerap mengumpulkan catatan tulisan tentang Chrisye di media, hadir saat Chrisye manggung dan tentunya karya-karya Chrisye yang terakam dalam cassate, cd dan pernak-pernik lainya menjadi koleksinya.

Sebagai penggemar berat Chrisye kala itu, Bang Ferry tentunya tidak ingin sekedar melihat sang pujaannya dari jauh. Beragam cara ia tempuh untuk sekedar lebih dekat dan dikenal langsung oleh Chrisye. “Saya tidak mungkin mengandalkan profesi sebagai anggota dewan untuk lebih dekat dengan Chrisye, malah nanti dibilang ‘siapa elu!,” ujar Bang Ferry, di Rarampa Resto-Jakarta, Kamis (30/3) malam.

Chrisye yang begitu banyak penggemarnya kala itu, satu-satu cara yang dilakukan untuk menarik perhatiannya. Selain selalu hadir di setiap konser Chrisye, Bang Ferry pun rutin mengirim bunga ucapan ulang tahun kepada Chrisye tepat setiap tanggal 16 September. “Bahkan suatu ketika saat Chrisye berkesempatan manggung, saya beli cd Chrisye sampai 25 buah dan saya langsung sodorkan ke Chrisye untuk minta tanda tangan,” kilah Bang Ferry.

Ternyata cara ini sangat jitu, dari begitu banyak penggemar membawa Bang Ferry memiliki kedekatan sang idolanya. Intensitas pertemuan dengan Chrisye terus berlanjut melalui sms dan telepon untuk saling berbagi khabar. Sampai akhirnya Bang Ferry selalu diajak kemana Chrisye manggung, dan bahkan ketika saat orang tua Chrisye meninggal, Bang Ferry diminta menemaninya. Inilah membawa Bang Ferry dari fans menjadi sahabat Chrisye.

image

Sepeninggalan Chrisye, kecintaan terhadap sang idola tidak pernah pupus. Dari sering ngobrol dengan sesama fans Chrisye pula, kemudian lahir Komunitas Kangen Chrisye atau #K2C. Bersama #K2C, Bang Ferry kerap melakukan kegiatan kumpul bareng hanya untuk sekedar bernyanyi dan mendengar lagu Chrisye. Sampai menerbitkan sebuah buku bertajuk Chrisye Kesan di Mata Media dan Fans yang dirilis bertepatan dengan peringatan lima tahun wafatnya Chrisye (30 Maret 2012) tersebut.

Dan pada tahun 2017, pada peringatan 10 tahun wafatnya sang Idola, 30 Maret 2017, Bang Ferry meluncurkan buku baru berjudul 10 Tahun Setelah Chrisye Pergi; Ekspresi Kangen Penggemar. Buku ini memperlihatkan betapa kuatnya nama Chrisye dalam jagat musik Indonesia. Meski sudah 10 tahun wafat, lagu-lagu Chrisye tetap laris didaur ulang, bahkan sebuah film atas namanya segera dirilis pada 2017. “Buku ini sekaligus kami dedikasikan sebagai penyempurnaan buku terbitan 2012,” ujar Ferry.

Ferry mengaku, apa yang dilakukannya selama ini sesungguhnya tidak sedang ingin mengkultuskan Chrisye. “Namun, kami merasa ‘tidak rela’ jika Chrisye hilang begitu saja ditelan perjalanan waktu. Kami ingin berbicara, bahwa Bangsa ini perlu menghargai dan menghormati seorang musisi, meski dia sudah tidak ada lagi bersama kita. Negeri ini wajib mengingatkan bahwa dalam perjalanannya, ada seorang musisi besar dan melegenda bernama Chrisye!”

Ternyata kehadiran fans memang menjadi bagian terpenting dalam kehidupan para artis. Saat ini, banyak artis bernama besar di Indonesia kini pusing tujuh keliling, walau ia menjual album jutaan keping, single diunduh hingga jutaan kali, memiliki segudang hits, ternyata tak mampu menyelamatkan karir musik mereka secara berkepanjangan di masa depan. Mereka terlenanya dengan kesuksesan hari ini, dan lupa mempertahankan karir musik mereka hingga panjang umur karena kegagalan mereka dalam membangun basis massa penggemar (fanbase).

Tak ada artis yang besar dan kemudian legendaris di dunia hanya karena dukungan label rekaman, melainkan fans. Mereka tidak pernah bicara soal untung rugi saat membeli kaset, CD, DVD, piringan hitam, merchandise, atau tiket konser.  Ini samata-mata sebagai bentuk dukungan nyata dan timbal balik mereka kepada artis idola yang telah menghibur dirinya dengan musik dan lagu yang mereka ciptakan. Seorang fans yang loyal seperti Bang Ferry adalah aset berharga bagi seorang artis untuk melanggengkan nama besarnya. Maka, baik si Artis, para lebel maupun keluarganya jangan melulu berhitung secara matematis, tapi rangkul mereka dengan rasa cinta yang sama.|Edo (Foto Dudut SP)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed