by

Eventori Optimis Pertumbuhan Industri Hiburan 2021 Akan Melesat

-On Stage-445 views

Urbannews | Industri hiburan tanah air sedang mengalami kontraksi tajam proyeksi pertumbuhan pendapatan dalam beberapa tahun terakhir ini, akibat dampak pandemi Covid-19. Produk ekonomi kreatif seperti film, festival dan konser musik, pameran seni, hingga atraksi hiburan yang banyak digandrungi masyarakat, khususnya anak muda, menurun drastis.

Tapi disisi lain, migrasi digital kini menjadi salah satu kekuatan utama membentuk semua industri, karena adanya pembatasan jarak fisik dan pembatasan mobilitas. Dan, kekuatan generasi milenial menggerakkan perekonomian Indonesia, karena mereka berkontribusi sebagai pelaku maupun konsumen, hingga memiliki pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Disentuh teknologi digital, mempercepat dan memperkuat pergeseran yang sedang terjadi pada perilaku konsumen. Akibatnya, dunia hiburan pada tahun 2020 menjadi lebih jauh secara jangkauan, lebih virtual, lebih banyak dikonsumsi melalui streaming, lebih pribadi, dan – setidaknya untuk saat ini – banyak berpusat di rumah-rumah.

Terbukti, dimana Indonesia mengalami tingkat konsumsi data yang meroket; pertumbuhan smartphone dan konektivitas internet seluler adalah pendorong utama. Permintaan untuk hiburan, seperti streaming video, OTT, dan video game & e-sport akan meningkat pesat hingga tahun 2024.

Walaupun shockwaves di tahun 2020 akan masih menjalar, namun perkiraan kedepan menunjukkan bahwa arah pertumbuhan fundamental industri entertainment tetap kuat. Prediksi tersebut mencuat di acara webinar Eventori yang mengetengahkan topic “Indonesia Entertainment Outlook 2021”, pada Senin (23/11) sore di Jakarta.

Para narsumber yang hadir yakni; Agnes Mo (Artis/Founder EVENTORI), Rio Abdurrachman (CEO Eventori), dan Donny Oskaria (Wadirut Garuda Indonesia), sangat optimis di tahun 2021 ketika normalitas secara perlahan bergerak, industri hiburan Indonesia kembali dapat menunjukkan performa terbaiknya.

Doni Oskaria, Wakil Direktur Garuda Indonesia. Dalam pengamatannnya, dunia entertainment di Indonesia mempunyai masa depan yang cerah. Meskipun di masa pandemi, proses evolusi dunia entertainment semasa pandemi, sangat luar biasa. Research, survey dan market trend, adalah pijakan berpikir saya.

“Berpijak dari pemikiran itulah entertainment industry adalah satu industri yang sudah masuk basic needs, jadi market size nya besar. Apalagi ada 350 juta penduduk Indonesia,” kata Doni Oskaria, sembari menambahkan, tidak ada orang yang tidak membutuhkan hiburan. “Jadi ini adalah bisnis yang luar biasa,” imbuhnya.

Oleh karenanya, masih menurut Doni, Eventori, sebagai content distributor, sangat dibutuhkan saat ini. Karena, content berevolusi dengan sangat cepat, maka dalam industri entertainment mau tidak mau content pun berlari dengan sangat cepat sekali.

‘Kita tidak perlu khawatir dengan pandemi. Karena small even dengan high end (revenue), tetap bisa dilakukan, dengan melibatkan brand yang juga high end. Ini menjadi peluang besar. Di luar dunia animasi, dan content YouTube yang terkurasi dengan baik,” katanya lagi.

Menurut Agnes Mo, fuel atau bahan terbesarnya selama ini adalah,”Our heart, meski income penting. Tapi, tidak yang utama. Makanya kita harus produce karya yang otentik. Otentik come from whitin. (Meski) Art and Busines, mereka ngga bisa jadi satu, tapi support each other,” ujar Agnes Mo.

Lalu, bagaimana caranya musisi tetap otentik, kalau demand-nya tidak ada. Atau pasarnya terbatas. “Kita harus protect our otentik art. Kita cari cara, tetap bisa mendistribusikan art kita,” tekan Rio Abdurrachman, CEO Eventori.

Sebelumnya, Enggartiasto Lukito, mantan Menteri Perdagangan 2016-2019, bertutur, Eventori dilahirkan untuk melaraskan diri dengan disrupsi zaman. Pesannya, siapa yang yakin dan mampu membaca situasi, dia yang sustain. Harus ada komit dari diri kita untuk maju bersama-sama. “Saya meyakini, Eventori akan menjadi besar. Apalagi ada Agnez Mo di sana, yang akan melahirkan ribuan Agnez Agnez Mo lainnya,” pungkasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed