by

Doa dan Cinta Mengenang 9 Tahun Kepergian Chrisye bersama Para Jurnalis

-Music-40 views

image

Jakarta, UrbannewsID. | Suasana Patio Trattoria & Pizzeria di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (30/3) malam, mendadak Chrisye. Bukan saja, foto-foto sang legenda musik pop Indonesia yang tertata rapi diatas standing frame mulai dari pintu masuk hingga ruang dalam, tapi alunan tembang-tembangnya yang ever green mengantarkan para tamu yang hadir penuh suka cita.

Ya, malam itu adalah malam paling spesial. Bukan saja bagi para penggemar Chrisye yang tergabung dalam Kelompok Kangen Chrisye (K2C) sebagai penggagas mengenang 9 tahun kepergian sang legenda (30 Maret 2007 – 30 Maret 2016) dalam Doa dan Cinta Chrisye. Tapi juga bertambah spesial, karena kehadiran para jurnalis desk hiburan unjuk kemampuan bernyanyi lagu-lagu Chrisye.

Dalam satu bulan terakhir ini, Kelompok Kangen Chrisye (K2C) memang mengajak para jurnalis untuk ikut lomba nyanyi lagu Chrisye yang direkam dalam bentuk video. Dari total peserta yang ikut, 10 jurnalis dinyatakan lolos yakni Adicumi Sastroputro (KBN Antara), Herman Wijaya (Tabloid Bintang Film), Susi Ivvaty (Kompas), Asti (Grazia), Talitha Ceisarina (BeritaEnam.com), Teguh Imam Suryadi (Kabar Film), Vincent Hakim Roosadhy (www.kotabsd.com), Thomas Manggala (Koran Sindo), Anggie Hernowo (Liputan6), dan Abdul Malik MSN (Musik Plus).

image

Penampilan ke-10 peserta secara Live dihadapan para juri yang terdiri dari Bens Leo, Hans Sinjal vokalis Grass Rock, Ferry Mursyidan Baldan, Menteri Agraria dan Tata Ruang sebagai inisiator Lomba sekaligus ketua K2C, serta Damayanti Noor, istri Chrisye dan anak-anaknya. Akhirnya menobatkan, Talitha Ceisarina (BeritaEnam.com) sebagai juara pertama, Vincent Hakim Roosadhy (www.kotabsd.com) juara kedua, Abdul Malik MSN (Musik Plus) sebagai juara ketiga, dan sebagai penampilan terbaik diraih Adicumi Sastroputro dari KBN Antara.

Tidak terasa sudah memasuki tahun ke sembilan kita berkumpul bersama mengenang sang legend Chrisye. Serangkaian kegiatan telah kita lakukan dari tahun ketahun dalam doa & cinta karya lagu-lagunya yang melekat dalam hati kita semua. Seperti malam ini, kita bersama teman-teman jurnalis mengenang Chrisye dalam bentuk lain. Para jurnalis bukan saja pandai menulis, tapi juga unjuk kepandaian bernyanyinya, termasuk sama-sama kecintaannya terhadap sosok Chrisye dan karya lagu.” ujar Ferry Mursyidan Baldan, atau akrab disapa Bang Ferry dalam sambutannya.

Bang Ferry juga menambahkan, inilah cara kita (K2C) mengenang almarhum Chrisye. Bahkan, menurut Bang Ferry ada gagasan membuat museum atau semacam mini galeri untuk menyimpan karya-karya almarhum Chrisye, seperti kaset, CD, vinyl, buku, dan pernak-pernik memoar sang legenda, saat ditanya kegiatan Kelompok Kangen Chrisye (K2C) kedepan nya. Hal ini, dibenarkan oleh Nini Sunny penyelenggara acara, gagasan museum Chrisye memang sudah muncul dari Bang Ferry beberapa tahun lalu, tapi kita masih belum bisa merealisasikannya. Semoga saja bisa terwujud.|Edo (Foto Dudut SP)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed