by

DiFix, Uji Kemampuan Lewat Tembang Ego di Panggung Musik Indonesia

-Music-34 views

image

Jakarta, UrbannewsID. | Bicara soal musik memang asyik, karena musik itu unik. Walau banyak pengamat bicara kondisi industri musik (nggak) asyik dan kurang menguntungkan beberapa tahun belakangan ini, tertutama penjualan secara fisik bahkan digital yang hanya sekedar single. Tidak menyurutkan animo orang untuk mencoba ikut menjajal kemampuan bermusik sekaligus peruntungannya.

Ya! Indonesia memang tidak pernah kehabisan melahirkan bakat-bakat baru, karena industri yang satu ini memang cukup menarik dan punya daya magnet tersendiri. Seperti DiFix, sebuah band yang mungkin namanya terasa asing atau baru kita dengar di jagad musik tanah air ini, tidak mengendur niatnya untuk berkarya ditengah derasnya persaingan band pendatang baru lainnya yang bermunculan.

DiFix yang konon terbentuk tahun 2013 dimotori Didit (Gitar) dan Ican (Drum), kemudian kembali ajeg (tegak) di tahun 2015 setelah kehadiran 2 personil baru yakni Raga pada vocal serta Firman di Bass, mencoba peruntungan di tahun 2016 ini dengan menggelontorkan sebuah single perdana berjudul “Ego” bernuansa pop rock era 90’an berbalut sound modern yang diperkenalkan disalah satu cafe dikawasan Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (22/5) malam.

Nama DiFix yang menurut Didit sang gitaris sekaligus motor penggerak band ini, terdiri dari dua suku kata yaitu “Di” dan “Fix” yang berarti sesuatu hal yang pasti. Artinya keempat personil DiFix sepakat dengan segala kelebihan dan kekurangannya, termasuk resiko yang akan dihadapi, mereka tetap bersama-sama mengangkat nama grup band-nya ke kancah industri musik yang lebih baik dan profesional. Hal ini, dibuktikan dengan memanajeri dirinya sendiri.

“Ya! kita mencoba dengan kekuatan masing-masing personel, terlibat aktif memenej DiFix. Bukan saja, dari sisi kreatifitas untuk melahirkan karya dan karakter bermusik kami, tapi juga dalam menjalankan roda manajemen DiFix, kami tangani sendiri sesuai dengan kemampuan. DiFix dianalogikan seperti sebuah perusahaan, dan kami adalah pemilik sekaligus karyawannya. Dan, soft launching single terbaru dan performance kami malam ini, sebagai bukti kami urus sendiri,” papar Didit.

Single perdana DiFix berjudul Ego yang sudah dibuatkan video klip nya ini, bercerita tentang pasangan yang sama-sama mempertahankan perasaan egois nya masing-masing. Lewat lantunan Raga yang katanya karakter vokalnya mirip-mirip Anji Drive, tembang “Ego” semoga dapat dinikmati pecinta musik di tanah air sekaligus kehadiran DiFix di industri musik memberi warna baru, dan harapan baru bagi mereka tentunya.

DiFix yang sedang mempersiapkan mini album, sebagai band yang baru muncul ini, mengingatkan saya pada tulisan yang dibuat seorang sahabat wartawan dan juga pengamat musik dalam blog-nya. Mengatakan, kehadiran band-band baru dianalogikan seperti sperma. Walau berjuta-juta mereka keluar dan bergerak bak anak panah yang lepas dari busurnya untuk bersatu dengan sel telur guna menghasilkan buah kehidupan baru, namun bisa dihitung dengan jari yang berhasil. Selebihnya, mati ditengah jalan karena tidak mampu bertahan.

Semoga saja, DiFix sesuai arti namannya mampu bertahan menjaga soliditas dan keutuhan band, tetap konsisten di jalur yang dipilih, terus tetap eksis berkreasi, dan jangan pernah berfikir egosentris dalam sebuah tim, seperti judul singlenya. Karena ini adalah penyakit yang menjadi cikal bakal runtuhnya sebuah band untuk bertahan lama. Manfaatkan teknologi, terus belajar dan jangan pernah malu untuk bertanya. Sehingga, kemunculan DiFix akan menambah deretan band-band yang sudah eksis lebih dulu di panggung hiburan tanah air.| Edo (Foto Istimewa)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed