by

Dear Nathan Siap Menggeser Populeritas Film AADC

-Movie-79 views

IMG_20170318_164920

Jakarta, UrbannewsID.| Ada dua film drama remaja yang masih melekat dalam ingatan, dan juga tercatat sebagai film terbaik hingga saat ini. Pertama, film Gita Cinta Dari SMA yang diproduksi pada tahun 1979 hasil karya sutradara Arizal dengan kisah romantis Galih (Rano Karno) dan Ratna (Yessi Gusman), kemudian film Ada Apa Dengan Cinta (AADC) produksi Miles Films yang dirilis pada tahun 2002 mengangkat kisah asmara Rangga (Nicholas Saputra) dengan Cinta (Dian Sastrowardoyo).

Hingga saat ini, kedua film ini memang sangat fenomenal dan belum ada yang mampu menggesernya. Meski terbilang sederhana, namun alur ceritanya dapat membuat penonton ikut terhanyut. Bahkan, kemunculan film AADC menjadi film Indonesia pertama yang mampu meraup penonton bioskop hingga 2 juta orang seakan menjadi pintu gerbang telah ‘pulihnya’ perfilman Tanah Air setelah mati suri selama hampir satu dekade.

Pada tahun 2017 ini, hadir sebuah film drama remaja berjudul “Dear Nathan” yang menceritakan tentang kehidupan dan kisah cintanya dua sejoli masa di sekolah. Film yang diangkat dari sebuah novel best seller karya Erisca Febriani, Rapi Films kali ini mempercayakan penggarapannya kepada Indra Gunawan selaku sutradara, dan skenarionya ditulis oleh Bagus Bramanti & Gea Rexi, untuk mewujudkan sebuah kisah cinta dan kehidupan remaja yang menarik.

Indra langsung bergerak cepat memilih pemain utamanya dan lokasi yang akan digunakan. Film yang di produksi dalam waktu 14 hari dengan persiapan 2 bulan ini, menurut Indra yang paling tersulit adalah pemilihan pemain anak sekolah yang tepat sesuai karakter yang dibutuhkan. Prosesnya memang cukup makan waktu, terlebih mencari pemeran tokoh Nathan dan Salma yang cocok dari sisi usia, memiliki kemampuan berakting, dan tentunya dengan wajah serta penampilan yang enak dilihat.

IMG_20170318_165015

“Terus terang, ternyata memilih pemain itu tidak gampang. Kita harus seksama memilah dan memilih agar tidak menyesal kemudian karena salah pilih. Keinginan saya dalam menggarap film Dear Nathan cuma satu, film ini bisa sefenomenal AADC. Dan, akhirnya saya beruntung menemukan Jefri Nicole yang berperan sebagai Nathan dan Amanda Rawles sebagai Salma. Kegembiraan makin bertambah, tanpa saya sangka-sangka keduanya ternyata memiliki penggemar yang cukup banyak,” kilahnya Indra, saat press screening di XXI Epicentrum Kuningan, Jakarta, Kamis (16/3).

Dear Nathan yang segera di bioskop-bioskop mulai 23 Maret 2017. Bercerita tentang salah seorang siswa SMA Garuda paling berandal di sekolah yaitu Nathan, tanpa sengaja bertemu dengan Salma siswi baru saat keduanya telat masuk sekolah. Salma yang melihat kening Nathan terluka memasang plester obat, sementara Nathan memberi tahu jalan masuk rahasia ke dalam sekolah agar tidak dihukum. Momen pertemuan ini membawa kesan bagi keduanya, terlebih lagi bagi Nathan ketika orang lain menjauhi.

Belakangan Salma tahu bahwa siswa penolong itu bernama Nathan, murid paling berandal seantero sekolah yang hobi tawuran. Sebagai murid baik-baik Salma tentu ingin menjauhi orang macam Nathan. Namun masalah datang setelah Nathan secara terang-terangan mengejar cinta Salma dan membuat heboh satu sekolah. Disaat Salma berusaha menghindar justru kesempatan-kesempatan tak terduga justru membuat Salma semakin dekan dengan Nathan. Apalagi, saat Salma memahami titik rapuh masa lalu Nathan, Salma bersimpati dan perlahan jatuh cinta.

Akankah Salma mampu mempertahankan Nathan sebagai cinta pertama dalam hidupnya? Pertanyaan tersebut, sebaiknya menyaksikan secara langsung dari awal hingga ending kisah drama Dear Nathan. Karena disana akan menemukan berbait kata yang sangat menarik dari dialog tokoh utamanya. Indra Gunawan mampu mengemas alur cerita dengan baik, kisah romantisme Nathan dan Salma tidak di visual kan secara vulgar. Jika, harapan film besutannya ini bisa sejajar dengan AADC sangat mungkin.

Film Dear Nathan yang di produseri Gope T. Samtani, dan didukung pula sederet pemain lainnya yakni Rayn Wijaya, Baby Tsabina, Surya Saputra. Sebagai catatan tambahan, Jefri Nicole dan Amanda Rawles sebagai tokoh sentral dalam ini yang bermain cukup apik. Keduanya tidak tertutup kemungkinan menjadi idola baru menggantikan Rano Karno dan Yessi Gusman atau Nicholas Saputra dan Dian Sastrowardoyo, disaat semua film bermain-main dengan artis remaja yang itu-itu saja.|Edo

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed