by

Cukup Gue, Sebuah Film Omnibus Terinspirasi Dari Lagu Slank

-Movie-362 views

image

Jakarta, UrbannewsID.| Sahabat Rekan Sebaya Foundations (SRS), merupakan komunitas gabungan para pecandu narkoba pasca rehabilitasi dari berbagai wilayah di indonesia yang dibentuk sejak tahun 1998. RSS yang menitik beratkan pada kegiatan fasilitasi after care program, maka dibentuklah unit-unit usaha agar lebih terarah, salah satunya adalah unit multimedia.

Melalui unit multimedia inilah, SRS pada tahun 2008 memberanikan diri untuk membuat film pendek dengan judul “Cukup Gue” yang diproduksi dan dimainkan oleh mantan pecandu narkoba, keluarga korban narkoba, ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS), serta masyarakat yang peduli dengan bahaya narkoba. Selain menjadi ruang kreatif, pembuatan film ini sebagai bentuk kampanye yang dilakukan SRS.

Karena saat itu pembuatan film dan target sasaran yang seba terbatas. Maka, Sahabat Rekan Sebaya Foundations di tahun 2016 ini, kembali mengulang membuat film “Cukup Gue” versi layar lebar dengan kemasan lebih apik yang dibuat dan digarap oleh para filmaker profesional, dengan tetap mengangkat problematika narkoba di tengah masyarakat saat ini.

image

Dalam pembuatan film ini Sahabat Rekan Sebaya bekerja sama dengan Saga Films, merupakan rumah produksi baru yang dikomandoi oleh Ario Sagantoro, produser Merantau, The Raid 1 dan The Raid 2. Film Cukup Gue yang diharapkan bisa rilis di bioskop pada pertengahan Desember 2016 ini, menjadi sebuah film Omnibus, karena dalam film ini ada tiga cerita yang digarap oleh tiga sutradara yang berbeda.

Ario Sagantoro sendiri selain bertindak sebagai produser, ia juga menjadi sutradara di chapter #1 berjudul “Gemerlap Kota”. Cerita yang berdurasi sekitar 30 menitan ini, berdasarkan kisah nyata dari salah seorang binaan Yayasan Sahabat Rekan Sebaya. Sebuah kisah hidup anak muda yang frustasi karena kesulitan mencari kerja dan menjadi kurir narkoba untuk mengobati ibunya yang sakit-sakitan.

Setelah lelah berkejar-kejaran dengan polisi dan keluar masuk penjara. Dia berusaha membuka lembaran baru hidup baru, namun akhirnya kembali terjebak masuk dalam bisnis narkoba. Tokoh anak muda dalam Gemerlap Kota yang dibintangi Fauzi Baadila, Ario Sagantoro memplot tokohnya untuk terus berlari dari kejaran polisi, untuk itu, Ario meminta Fauzi berlatih fisik agar prima.

Sutradara berikutnya, Agyl Shahriar menggarap chapter #2 dengan judul “Orkes Sakit Hati”. Dalam cerita ini, Agyl Mengangkat kisah janda kembang desa yang terpaksa menjadi martir untuk melunasi hutang orang tuanya kepada mucikari brengsek. Si kembang desa merelakan diri menjadi pelacur, dan memberikan sisa hidupnya untuk diperbudak narkoba.

Agyl Shahriar bukan orang baru di dunia film, ia mengawali karirnya dengan menjadi aktor dalam film serial televisi “Aku Cinta Indonesia”. Selain itu ia juga terlibat sebagai Production Assistant sampai akhirnya menjadi Assistant Director. Keterlibatan di film Cukup Gue yang didampuk sebagai sutradara juga, tidak lepas dari peran Ario Sagantoro sahabatnya yang mempercayakan menggarap “Orkes Sakit Hati”.

image

Sementara, chapter #3 di film Cukup Gue berjudul “Kampungan” menjadi debut Dwi Sasono sebagai sutradara. Film garapan Dwi ini, justru lebih dulu rampung dibanding Ario dan Agyl yang baru mulai proses syuting. Kampungan yang bergenre action, mengangkat kisah eksekutif muda sukses yang ternyata bos gangster narkoba yang gemar menyiksa kekasihnya (Nadila Ernesta). Bertetangga dengan pemuda yang ternyata polisi (Edward Akbar), anak buah dari Komandan (Cecep Arif Rahman).

Dwi Sasono mengaku, tidak menemukan kesulitan yang berarti saat mendirect film yang digarapnya. “Terus terang, saya sangat beruntung kerja bareng dengan tim dan pemain yang sudah berpengalaman, Jadi tidak terlalu sulit mengarahkan setiap adegan yang harus dimainkan, baik itu akting maupun fightingnya. Kita sama-sama mempelajari skrip, menterjemahkan apa yang dimaksud, dan kemudian berkembang di lapangan dengan sendirinya,” jelas Dwi, di markas Slank, Jakarta, Sabtu (22/10)

image

Film Omnibus “Cukup Gue” yang bergenre drama dan action ini, terinspirasi dari lagu-lagu karya Slank. Termasuk juga, menggunakannya sebagai time song ataupun soundtrack. Maka tidak heran jika judul-judul yang ada didalamnya pun memakai judul lagu Slank. Selain lagu Slank, Widi Mulia Sunarya (Widi Be3) juga memberikan sebuah lagu khusus yang dibuat bekerjasama dengan Monty Tiwa dan Ganden Sumarda di dalam salah satu bagian dalam film.

Menurut Ario Sagantoro, diharapkan proses syuting secara keseluruhan bisa selesai pada pertengahan November tahun ini. Sehingga di bulan Desember, sudah bisa disaksikan oleh masyarakat di bioskop. Selain itu, film Cukup Gue akan membuka jalur baru pendistribusian film untuk bisa dinikmati banyak orang dengan melakukan roadshow ke 25 kota setelah rilis. Ini dilakukan sebagai jalur alternatif proses ekshibisi film di Indonesia.|Edo

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed