Cerita Checel Tentang KTBB & Toko Buku Kecil

IMG_20190725_214005-800x628-600x471

“Harimau mati meninggalkan belang
Gajah mati meninggalkan gading
Manusia mati meninggalkan tulisan”

Urbannews Book | Pribahasa di atas mungkin terlalu klise, ditambah lagi manusia mati meninggalkan tulisan, bukan lagi meninggalkan nama. Kok begitu sih? Memang begitu. Jika Anda mau menghasilkan tulisan-tulisan yang berbobot, berisi, dan mampu mencerahkan, maka tulisan-tulisan itu akan abadi. Dus, dengan demikian, tak sekadar nama yang dikenang, justru peninggalan pemikiran, pola pikir, dan cara pandang berupa tulisan Anda akan terus lestari sepanjang jaman. Tidak salah ada ungkapan penting yang masih relevan yakni ‘Tulislah minimal satu buku sebelum kau mati’.

Mungkin, atau ya kemungkinan ini sih. Mendorong gadis muda, cantik, dan kreatif Marchella FP terus berjibaku menuangkan segala rasa, pemikiran, cara pandang, perasaan, emosi dan sekelumit tentang warna kehidupan, di tuangkannya kedalam tulisan. Di mulai lewat buku ‘Generasi 90an’, kemudian berlanjut buku ”Nanti Kita Cerita Tentang Hari lni” yang terjual habis di 1 menit pertama dan cetak ulang sampai 12 kali. Dan, khabar terbaru dari wanita yang akrab disapa Chechel, merilis prekuel berjudul ”Kamu Terlalu Banyak Bercanda” dengan genre flash fiction.

Checel mengaku, ia baru berani menerbitkan buku ini setelah 10 tahun sejak pertama menulis KTBB di tahun 2008. Potongan tulisan ia rangkai menjadi pesan dari Awan untuk masa depan, mewakili mereka yang kesulitan mendeskripsikan perasaannya, serta menjadi teman bagi mereka yang menyimpan sisi gelapnya sendirian. “KTBB itu sisi gelap untuk terangnya NKCTHI. Saya ingin menampilkan sisi lain Awan sebagai tokoh utamanya yang jarang ditunjukkan seperti kemarahan, kesedihan, perasaan ragu, dan ketakutan. lntinya, manusia ya jadi manusia aja.” ujar Checel, di Jakarta, Kamis (25/7).

IMG_20190725_213735-800x584-600x438

Kata-kata dalam bukunya sederhana tidak dibunga-bungakan, tapi penuh syarat makna. Ada permainan rima yang membuat rangkaian kata-kata menjadi indah, hingga terasa serta mengena dihati para pembacanya. Tidak heran, buku KTTB ini pun laris manis. Berdasarkan report Blibli.com sebagai distributor eksklusif buku ini, preorder pertama -1.000 eksemplar edisi spesial box set KTBB yang terbit tepat di hari ulang tahun ibu dari Marchella FF (8 Mei 2019), habis dalam waktu 3 menit saja. Begitu juga dengan 5.000 eksemplar preorder kedua, termasuk lebih dari 10.000 eksemplar penjualan online.

Ada satu permintaan dan keinginan Marchella FP, untuk memberikan warna baru menaikkan minat baca para milenial, dalam khazanah literasi potensi pasar yang merata dan juga seimbang perlu juga di jajaki, seperti toko buku kecil. Blibli.com selaku distributor resmi, nampaknya setuju untuk mengangkat potensi toko buku kecil yang menjadi bagian pahlawan literatur dengan sebutan Pahlawan Bisnis Lokal. ”Kami sangat senang mengetahui Checel dan Blibli.com memiliki misi yang sama, untuk menjadikan toko buku kecil sebagai rekanan penjualan buku KTBB,” ujar Wenny Yuniar, VP Home and Living Category Blibli.com.

Checel menambahkan, toko buku kecil tidak hanya sekadar penyalur buku. Pasti di antara kita ada yang punya kenangan saat masa kecil tentang toko buku favorit yang kerap kita kunjungi, tentunya sangat berjasa dalam menyediakan perlengkapan yang di butuhkan. “Tapi makin ke sini, toko buku kecil makin sepi pembeli bahkan terpaksa tutup. Kalau KTBB bisa dijual di sana dan banyak yang beli, kita bisa bantu menghidupkan lagi para pahlawan bisnis lokal dan juga pejuang kecerdasan. Makanya, saya ingin mengajak banyak orang untuk merekomendasikan toko buku kecil untuk KTBB,” jelas Checel.

IMG_20190725_213813-800x539-600x404

Guna mempromosikan buku ‘Kamu Terlalu Banyak Bercanda”, sekaligus mendorong minat baca bagi kaum milenial, Checel akan melakukan road show bedah bukunya di 7 Kota, mulai dari Jakarta, Surabaya, Bali, Bandung, Makassar, Yogyakarta, dan Medan. Menariknya lagi, KTBB tidak hanya di produksi dalam bentuk cetak tapi di lengkapi pula audio book. Jadi KTBB ada dalam ruang baca dan juga ruang dengar sekaligus. Ini, sebuah upaya agar rekan-rekan difabel, khususnya yang tidak bisa melihat, bisa ikutan menikmati karya buku ini. Dan, paling menarik, buku ini sudah ada yang minat untuk di angkat ke film layar lebar tahun depan.|Edo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*