by

Album ‘Sujud’ Renny Djajoesman dan Fenomena ‘Direct Selling’

-Music-43 views

image

Jakarta, UrbannewsID. | Alunan lagu bernafas islami mengalun merdu dan semakin akrab di telinga. Minimal, selama di bulan Ramadan ini, lagu-lagu bertema religi akan menghiasi khasanah musik dalam negeri yang biasanya kental dengan nuansa musik bergenre pop, rock, atau dangdut. Ramadan sering pula diidentikan dengan rezeki bagi pendendang lagu religi. Tidak heran jika beberapa tahun terakhir, musisi-musisi tanah air ramai-ramai menelurkan album bertema religi yang diluncurkan menjelang bulan suci. Membuat album atau single religi di bulan Ramadan, kini bukan hal luar biasa bagi sejumlah musisi maupun label musik.

Publik tidak asing lagi dengan grup Bimbo yang memang sudah identik dengan musik bernafas islami. Album-album dari grup yang terdiri dari Jaka, Sam dan Acil ini selalu dikaitkan dengan musik religius. Grup musik ini selalu kebanjiran job, khususnya pada bulan Ramadan. Bahkan, tawaran menyanyi juga banyak diterima di luar bulan suci. Rezeki dari dakwah dalam nada pun seolah tak ada habisnya. Selain Bimbo, ada pula Opick yang dengan konsisten berada di jalur musik religius. Begitu juga, Haddad Alwi, GIGI, Ungu, grup nasyid Snada, Prass Audiensi, Wali, Repvblik, Merpati, Fadly ‘Padi / Musikimia’, Mustafa Debu, bahkan sampai Glenn Fredly pun ikutan merilis album religi bertajuk Hidayah yang diisi oleh sejumlah musisi kawakan antara lain adalah Dian Pramana Poetra, Kunokino, Indra Lesmana, dan Idang Rasjidi.

Salah satu yang mengejutkan adalah, kehadiran penyanyi rock yang ditemukan oleh almarhum Harry Roesli, Renny Djajoesman, menggelontorkan album religi Islami berjudul ‘Sujud’. Album ini, menurut Renny melalui hasil perenungan tat kala ia menemukan titik balik ingin menjadi manusia yang bermanfaat bagi banyak orang, terutama setelah Renny lebih serius mempelajari Islam. Disamping, tentunya ambisi Renny Djajoesman sebagai musisi dan juga seniman untuk come back di dunia rekaman melalui lagu-lagu religi Islami.

Materi album ‘Sujud’ menjadi menarik karena melibatkan banyak musisi dari ragam profesi dan genre musik. Dari pencipta lagu misalnya, didapati nama-nama popular seperti Fariz RM (Dekap Kasih), gitaris rock Edi Kemput (Heningku), instruktur vokal dan vokalis Amiroez menulis lagu ‘Izinkan Aku’ bareng Ocka. Ada pula, Zastrouw dengan ‘Kidung Anak Negeri’, ‘Kiri dan Kanan’ dikarang oleh pekerja teater Derry Oktami, Lagu ‘Petunjuk’ ditulis dan di aransemen Dendy ‘Java Finger’, dan Lies Hadi lewat ‘Hanya Kepada Mu Aku Bergantung’.

Renny Djajoesman yang memiliki latar belakangnya sebagai pemain teater memudahkan kala menafsirkan lirik yang ‘berbau sastra’, seperti lagu ‘Doa’ karya Chairil Anwar dan dimusikalisasi oleh vokalis pop rock Willy Sabena dan pemain keyboards musik bernuansa jazz, Nita Artsen. Sementara itu, peran musisi seperti Ivanka ‘bassist Slank mengaransemen lagu ‘Biarkan Kami’ dan ‘Izinkan Aku’, serta penyanyi tamu yang kondang seperti Kaka ‘Slank’, Mel Shandy dan Ustadz Al Zastrouw, bisa dikatakan unik dan bagus.

imageMenurut Al Zastrouw, Renny Djajoesman dengan album religinya ini mengingatkan nya pada butir-butir yang terkandung dalam Pancasila. Seperti, Ketuhanan Yang Maha Esa, Renny mulai percaya dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, Renny mengajak dan mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia. Persatuan Indonesia, menempatkan kebersamaan dapat dilihat dari begitu banyak orang yang terlibat dalam album ini. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, terlihat dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, jelas mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.

Menariknya lagi, Album ‘Sujud’ Renny Djajoesman yang sudah dirilis pada 18 Mei lalu di Kandang Jurang Dik Doank ini, penjualan dilakukan secara “direct selling” ditengah kelesuan penjualan fisik. Renny yang memiliki sense of friendship yang mumpuni, mampu memanfaatkan jaringan rekan-rekannya sebagai medium jualan albumnya, apalagi jika dikaitkan dengan ‘momentum puasa’ yang cuma satu bulan. Misal, melalui ibu-ibu Kelompok Pengajian, Kelompok Perempuan Selebriti yang dipimpin senior peragawti/penulis puisi Ratih Sanggarwati, sastrawan Yudhistira Ardi Nugraha, Letjen Ediwan Prabowo, total laku 500 CD. Sepekan sebelum album ‘Sujud’ akan dirilis, biro perjalanan Umroh dan Haji Al-Amin membeli 400 CD.

image“Alhamdulillah, ini memang rejeki kami membauat album rekaman ‘Sujud’. Belum genap sebulan album dirilis, kini sudah terjual 2.100 CD. Banyak yang mengapresiasi karya kami, mulai dari Pangdam Pattimura, Bupati Masohi, Lions Club, GMI Bandung, Granat, teman temannya Ratih Sang, Majelis Islam Ambon juga Cordova,” jelas Renny, saat dijumpai dalam acara Bedah Album yang dipandu Bens Leo dan Krisna Purwana pentolan pelawak Sersan Prambors di Masjid Agung Pondok Indah Jakarta (13/6).

Strategi penjualan album secara langsung (direct selling) memang menjadi tren saat ini, ditengah sulitnya memberantas pembajakan CD. Para musisi saat ini ditutut menjadi kreatif dan tidak cengeng, bukan hanya soal musiknya saja, tapi juga bagaimana cara menjual hasil karyanya. Apalagi, di era digital macam sekarang ini, apa pun tidak ada yang tidak mungkin. Musisi dan produser juga harus mampu memaksimalkan media sosial sebagai tempat untuk mempromosikan karyanya.

Sekedar catatan, lagu-lagu bertema religi yang mengurai cinta, mereflesikan keimanan yang menuntun menuju jalan keilahian, idealnya memang tidak mesti selalu dirilis pada Bulan Ramadhan saja, kalau targetnya untuk menjaring banyak penikmat. Lagu Bimbo berjudul “Tuhan” yang dirilis pada tahun 80-an bukan pada Bulan Ramadhan, justru abadi dan selalu diperdengarkan hingga puluhan tahun setelahnya. Kalau serius dalam dakwah lewat musik, kenapa harus menunggu bulan ramadhan untuk menyampaikan nilai-nilai religi, yang penting konsistensinya dalam bermusiklah pada akhirnya punya tempat tersendiri.|Edo (Foto Dudut SP)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed